Pererat Hubungan dengan Ulama, Kapolres Kubu Raya Bangun Sinergi Bersama Ponpes Al Faqihil Muqoddam

.

Dalam rangka memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan tokoh agama, Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Faqihil Muqoddam yang berada di Jalan Poros Durian, Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah Polres Kubu Raya dalam mempererat komunikasi dengan para ulama dan lembaga pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman serta kondusif.

Dalam kunjungan itu, Kapolres didampingi Kasat Intelkam Polres Kubu Raya AKP Iman Kurniawan, Kapolsek Sungai Ambawang AKP Junaifi, serta sejumlah personel Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Ambawang.

Suasana penuh keakraban terlihat saat AKBP Rensa S. Aktadivia bersama Pimpinan Pondok Pesantren Al Faqihil Muqoddam, Al Habib Thoha Al Jufri, melaksanakan Salat Zuhur berjamaah. Kegiatan tersebut menjadi simbol kedekatan dan kebersamaan antara Polri dengan tokoh agama dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Kapolres Kubu Raya menyampaikan bahwa pondok pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai kebersamaan, serta menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.

"Melalui silaturahmi ini, kami ingin terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan para ulama serta seluruh elemen masyarakat. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan sinergi dan kepedulian bersama," ujar AKBP Rensa S. Aktadivia.

Selain membahas situasi kamtibmas, Kapolres juga mengajak pihak pesantren dan para santri untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan, kesehatan, serta berpotensi melanggar aturan hukum yang berlaku.

"Kami berharap para pengurus, santri, dan masyarakat dapat menjadi pelopor dalam memberikan edukasi kepada lingkungan sekitar agar bersama-sama mencegah karhutla. Upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama demi kepentingan masyarakat luas," tegas Kapolres.

AKBP Rensa juga mengajak masyarakat untuk selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan dan mencegah terjadinya konflik sosial.

"Mari kita terus menjaga kebersamaan dengan memperkuat koordinasi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, Kabupaten Kubu Raya akan tetap aman dan kondusif," ungkapnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Faqihil Muqoddam, Al Habib Thoha Al Jufri, menyambut baik kunjungan Kapolres Kubu Raya. Ia menyampaikan bahwa hubungan baik antara Polri dan tokoh agama merupakan bagian penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis.

"Kami mengapresiasi langkah Polres Kubu Raya yang terus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Pondok pesantren siap mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan, meningkatkan kesadaran hukum, serta bersama-sama mencegah berbagai permasalahan sosial, termasuk karhutla," ujar Al Habib Thoha Al Jufri.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polres Kubu Raya berharap sinergitas bersama tokoh agama dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menjadi pondasi dalam menjaga keamanan, mempererat persaudaraan, serta mewujudkan Kabupaten Kubu Raya yang aman, damai, dan kondusif. (Humas Polres Kubu Raya) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak