Polsek Benua Kayong Dukung Pelestarian Tradisi Robo-Robo Mandi Safar di Tepian Sungai Pawan

Tradisi Robo-Robo Mandi Safar Ketapang 1448 H Tahun 2026 kembali digelar di Tepian Sungai Pawan, Penambang, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Rabu (12/8/2026) pagi.

Mewakili Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, Kapolsek Benua Kayong Ipda Cepy Pherahera, S.H., turut hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Merawat Tradisi Mempererat Silaturahmi Melestarikan Budaya Melayu”.

Kegiatan tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga Kelurahan Kauman. Selain menjadi bagian dari tradisi masyarakat Melayu, Robo-Robo juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan secara adat Melayu, dilanjutkan penampilan drumband, gendang tar, pencak silat Kutemare dan tarian. Selanjutnya, peserta mengikuti doa bersama, sambutan, makan Robo-Robo, Mandi Safar, hiburan, hingga pemberian santunan kepada masyarakat.

Sekda Ketapang yang mewakili Bupati Ketapang dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang secara konsisten mempertahankan tradisi Robo-Robo sebagai salah satu warisan budaya Melayu.

Menurutnya, Robo-Robo memiliki makna lebih luas karena menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur, memperkuat gotong royong, mempererat persaudaraan, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Hal senada disampaikan Ketua Karang Taruna Kelurahan Kauman Naufal Maulana. Ia mengatakan Robo-Robo merupakan warisan leluhur yang perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Keterlibatan generasi muda dinilai penting agar keberlangsungan tradisi dan budaya Melayu tetap terpelihara.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Benua Kayong Ipda Cepy Pherahera menyampaikan dukungan Polri terhadap setiap kegiatan adat dan budaya masyarakat yang dilaksanakan secara aman dan tertib.

“Kami dari Polri mendukung penuh pelaksanaan Robo-Robo sebagai bagian dari pelestarian budaya Melayu. Selain menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan, kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, menghormati tradisi serta mempererat kebersamaan dan toleransi,” ujar Kapolsek.

Pelaksanaan Robo-Robo Mandi Safar Ketapang 1448 H Tahun 2026 berlangsung aman, lancar dan kondusif. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus merawat tradisi serta memperkuat nilai kebersamaan dan pelestarian budaya Melayu di Kabupaten Ketapang. (Humas Polres Ketapang) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak