Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan kembali menyambangi Desa Engkangin, Kabupaten Landak, Sabtu (29/8/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi momen istimewa bagi Ria Norsan karena desa itu pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya ketika masih muda.
Dalam kunjungan tersebut, Ria Norsan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat Hj. Erlina Norsan, Bupati Landak Karolin Margret Natasa, serta jajaran pemerintah daerah.
Kehadiran Ria Norsan disambut tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kepala desa, dan ratusan warga. Di hadapan masyarakat, ia kembali mengingat berbagai pengalaman yang pernah dilaluinya selama berada di Engkangin.
Suasana semakin akrab ketika Ria Norsan bertemu sejumlah rekan lama yang pernah menjadi bagian dari perjalanan masa mudanya, seperti Pak Ijas dan Pak Indap. Ia juga mengenang almarhumah Bu Naut dan Bu Tumi yang disebut turut mewarnai kehidupan masyarakat Engkangin pada masa itu.
“Kalau cerita tentu panjang, karena kami harus kembali ke Sintang untuk kegiatan pertandingan-pertandingan di sana. Tapi hari ini banyak kenangan di Engkangin,” kata Ria Norsan.
Ia turut mengenang kondisi wilayah pada masa lalu, ketika Kabupaten Mempawah, Landak, dan Kubu Raya masih menjadi bagian dari Kabupaten Pontianak sebelum kemudian mengalami pemekaran dan berdiri sebagai daerah otonom.
Menurut Ria Norsan, berbagai pengalaman yang dilaluinya di Engkangin, baik suka maupun duka, menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya. Termasuk suasana kehidupan masyarakat sebelum tersedianya aliran listrik serta kuatnya budaya gotong royong yang menjadi bagian dari keseharian warga.
“Jadi bapak ibu sekalian, berbagai cerita suka dan duka semasa tinggal di Engkangin, mulai dari kondisi sebelum adanya aliran listrik hingga kebersamaan dalam bergotong royong, menjadi fondasi kuat ikatan kekeluargaan yang masih terjaga hingga kini,” ujarnya.
Selain bernostalgia, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan Ria Norsan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat. Salah satu persoalan yang disampaikan warga berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan yang masih membutuhkan perhatian.
Menanggapi hal tersebut, Ria Norsan mengatakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Landak untuk membahas kebutuhan perbaikan jalan di Desa Engkangin.
“Tadi usulan Pak Ijas tentang jalan ini nanti kami pikirkan dengan Bu Bupati dan Pak Wakil Bupati. Mudah-mudahan jalan ini bisa cepat kita bangun, sehingga nanti kalau ke sini jalannya tidak rusak lagi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyinggung keberadaan panggung rakyat yang sebelumnya telah dibangun di Desa Engkangin. Ia meminta masyarakat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga.
Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan penyerahan tali asih kepada setiap kepala keluarga di Desa Engkangin. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan sembako.
Ria Norsan mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Desa Engkangin. Ia berharap hubungan silaturahmi dan ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak masa mudanya dapat terus dipertahankan.
Ia pun menyampaikan keinginannya untuk kembali berkunjung ke Engkangin pada kesempatan mendatang, sekaligus menyapa kembali masyarakat yang memiliki tempat khusus dalam perjalanan hidupnya. (rfa/ica) (Adpim Prov Kalbar)
