Sinergi TNI-Polri dan Forkopimda Diperkuat, Penyuluhan Karhutla Digelar di Polres Kapuas Hulu

Upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kapuas Hulu terus ditingkatkan. Tim Penyuluh Karhutla Gelombang Kedua, didampingi Dandim 1206/Putussibau, melaksanakan kunjungan ke Polres Kapuas Hulu dalam rangka sosialisasi dan penyuluhan Karhutla bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Kapuas Hulu Ambrosius Sadau, S.H., M.Si., Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, S.Pem., M.I.P., M.Han., Kapolres Kapuas Hulu AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H., S.I.K., M.M., CBA., Kejari Kapuas Hulu Suwarbawa, S.H., M.H., Danyonif TP 927/UK Letkol Inf Jamrizal, Kepala BPBD Kapuas Hulu Gunawan, S.Sos., Brigjen TNI Firman, Kolonel Laut (PM) Dedy Ary, Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagiyo, Kolonel (PAS) Karli, Kolonel (TEK) Istanto, Letkol (TEK) Trihandika, Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf Eriyadi Esnurdin, serta para Pasi Dim 1206/Putussibau.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah antarinstansi dalam menghadapi potensi Karhutla. Ancaman kebakaran tidak hanya berdampak terhadap kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan perekonomian.

Tim Penyuluh Karhutla dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah materi terkait pencegahan dan kesiapsiagaan. Materi meliputi pemantauan wilayah, deteksi dini, peningkatan kewaspadaan hingga langkah penanganan secara cepat dan tepat apabila ditemukan indikasi maupun titik api.

Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menegaskan bahwa upaya pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan kepedulian seluruh elemen, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat harus terus diperkuat. Dengan koordinasi yang baik serta deteksi dini di lapangan, potensi kebakaran dapat kita cegah sebelum berkembang menjadi lebih luas,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aparat kewilayahan dalam membangun komunikasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Babinsa bersama Bhabinkamtibmas diharapkan terus aktif menyampaikan edukasi serta imbauan agar masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Selain memperkuat koordinasi, kegiatan bersama Forkopimda tersebut juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi mengenai langkah pencegahan dan penanganan Karhutla. Dengan komunikasi lintas sektor yang berjalan baik, setiap informasi maupun laporan terkait potensi kebakaran dapat segera diterima dan ditindaklanjuti.

Melalui sinergi lintas instansi, kesiapsiagaan personel dan dukungan aktif masyarakat, upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten Kapuas Hulu diharapkan semakin optimal sehingga potensi kebakaran dapat ditekan sedini mungkin. (Pendim 1206/Psb)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak