TNI-Polri dan Warga Jagoi Babang Perkuat Pencegahan Karhutla


Memasuki musim kemarau, berbagai pihak di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Upaya tersebut dilakukan melalui pemasangan spanduk imbauan bertema “Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)” di sejumlah titik strategis yang mudah terlihat dan ramai dilalui masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini sekaligus edukasi kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Pencegahan Karhutla dinilai penting bagi wilayah perbatasan karena dampaknya tidak hanya mengancam kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta berpotensi menimbulkan persoalan asap lintas batas.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari BAIS TNI, SGI, Tim Intelrem 121/ABW, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, Koramil 1209-07/Jagoi Babang, Polsek Jagoi Babang, Manggala Agni, Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan (FKMP) Jagoi Babang, hingga Kepala Desa Gresik.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan di kawasan perbatasan. Upaya menjaga wilayah terdepan negara tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi alam dan lingkungan yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Kepala Desa Gresik, Kecamatan Jagoi Babang, turut menyatakan dukungannya terhadap upaya pencegahan Karhutla. Menurutnya, masyarakat desa telah memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang diwariskan secara turun-temurun.

“Kami masyarakat Desa Gresik akan melindungi desa kami dari kebakaran hutan dan lahan serta menjalankan kearifan lokal yang sudah dilakukan sejak nenek moyang kami,” ucapnya.

Sinergi antara aparat, pemerintah desa, masyarakat, dan berbagai unsur terkait diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan Karhutla sejak dini. Dengan kesadaran dan kepedulian bersama, wilayah perbatasan Jagoi Babang diharapkan tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap. (FKMP) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak