Menghadapi musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air bersih sekaligus meningkatkan potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polda Kalimantan Barat bersama Polres/ta jajaran terus memperkuat langkah antisipasi melalui penyediaan sumber air di sejumlah wilayah.
Hingga Selasa (08/09/2026), jajaran Polda Kalbar telah membangun 168 titik sumur bor yang tersebar di berbagai wilayah Kalimantan Barat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 102 titik telah mengalir dan dapat dimanfaatkan masyarakat, sedangkan 66 titik lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Pembangunan sumur bor menjadi salah satu langkah konkret untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih di tengah kondisi kemarau panjang. Keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi bagian dari kesiapan menghadapi potensi Karhutla.
Ketersediaan sumber air memiliki peran penting dalam penanganan kebakaran, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan akses terhadap air. Dengan adanya sumur bor di sejumlah lokasi, sumber air alternatif dapat lebih mudah dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung proses pemadaman dan pendinginan.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau dan keterbatasan air bersih,” ujarnya.
Menurutnya, langkah penyediaan sumber air tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menghadapi dampak musim kemarau. Selain membantu kebutuhan sehari-hari masyarakat, keberadaan sumur bor juga dapat mendukung kesiapsiagaan apabila terjadi kebakaran lahan di wilayah sekitar.
Polda Kalbar bersama Polres/ta jajaran akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat langsung, terutama bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Dengan terus diperkuatnya ketersediaan sumber air, Polda Kalbar tidak hanya membantu masyarakat melewati musim kemarau, tetapi juga membangun kesiapan menghadapi potensi Karhutla sejak dini. (Humas Polda Kalbar)
