Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Koramil 1204-18/Nanga Mahap bersama personel BKO TNI, Polsek Nanga Mahap dan masyarakat melaksanakan patroli serta penanganan titik panas di Desa Tembaga, Selasa (8/9/2026).
Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan dua titik hotspot di wilayah Desa Tembaga dengan luasan lahan terdampak sekitar 1,3 hektare. Kedua titik tersebut berhasil ditangani dan dipadamkan hingga dinyatakan padam. Sementara itu, tidak ditemukan adanya firespot aktif setelah dilakukan pengecekan.
Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan 2 personel Koramil 1204-18/Nanga Mahap, 3 personel BKO Yon TP 538/TA, 2 personel BKO Yon TP 833/BD serta 2 anggota Polsek Nanga Mahap. Sinergi lintas unsur tersebut dilakukan guna mempercepat penanganan sekaligus mencegah api kembali meluas.
Plh. Danramil 1204-18/Nanga Mahap, Serma Ardi, menyampaikan bahwa patroli dan pemantauan akan terus ditingkatkan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi Karhutla.
“Dua titik hotspot di Desa Tembaga telah berhasil ditangani dan dipadamkan. Kami bersama personel BKO, Polsek Nanga Mahap dan masyarakat akan terus melakukan patroli serta pemantauan di wilayah yang rawan Karhutla. Apabila ditemukan titik api, akan segera ditindaklanjuti agar tidak meluas,” ujar Serma Ardi.
Selain melakukan pemadaman, personel gabungan juga melaksanakan patroli pencegahan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi kebakaran maupun aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. Kegiatan tersebut melibatkan personel Koramil, BKO TNI, Polsek Nanga Mahap dan masyarakat Desa Tembaga.
Serma Ardi turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan serta menghindari pembakaran lahan secara sembarangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Dengan kewaspadaan dan sinergi bersama, Karhutla dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.
Patroli dan penanganan hotspot berlangsung aman dan lancar. Hingga kegiatan selesai, situasi wilayah Kecamatan Nanga Mahap terpantau aman dan terkendali. (Pendim 1204/Sanggau)
