Respons cepat terhadap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali dilakukan jajaran Polres Melawi bersama unsur terkait. Polsek Menukung bersama Koramil 18 Menukung, petugas Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Belaban Ella turun langsung melakukan pengecekan dan penanganan titik api di wilayah Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Senin (07/09/2026).
Langkah tersebut dilakukan setelah adanya informasi mengenai titik api di wilayah Desa Belaban Ella. Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, petugas menemukan kebakaran pada lahan dengan luas kurang lebih satu hektare dan berada di kawasan dengan jenis tanah mineral.
Personel gabungan kemudian melakukan upaya pemadaman dan pendinginan menggunakan peralatan yang tersedia. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk memastikan api benar-benar padam sekaligus mencegah munculnya kembali titik api yang dapat menyebabkan kebakaran meluas.
Kondisi lapangan yang dihadapi tidak menyurutkan upaya personel dalam menangani kebakaran. Dengan mengoptimalkan peralatan dan sumber daya yang ada, proses pemadaman dilakukan secara bertahap hingga area yang terbakar dapat dikendalikan.
Plh. Kapolsek Menukung Ipda Yakin Puas, S.H., bersama anggota, personel Koramil 18 Menukung, petugas Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dan MPA Desa Belaban Ella turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Selain fokus pada pemadaman, personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka maupun membersihkan lahan. Imbauan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang cenderung kering dapat meningkatkan risiko penyebaran api.
Keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan tersebut menjadi gambaran bahwa penanggulangan Karhutla membutuhkan kerja sama dan respons cepat. Aparat bersama masyarakat harus mampu bergerak sejak munculnya indikasi kebakaran agar api tidak berkembang menjadi lebih luas.
Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., menegaskan bahwa penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah kebakaran meluas. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujarnya.
Polres Melawi melalui jajaran Polsek akan terus meningkatkan pemantauan terhadap potensi titik api, melakukan pengecekan langsung di lapangan, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta memperkuat koordinasi dengan TNI, instansi terkait dan masyarakat.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan setiap munculnya titik api sekaligus memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Melawi. (Humas Polres Melawi)
