Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi TNI dan Polri di Kecamatan Silat Hulu. Selain mengedukasi masyarakat mengenai bahaya Karhutla, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI bersama Koramil 1206-17/Silat Hulu dan Polsek Silat Hulu turut membagikan masker kepada warga, Rabu (09/09/2026).
Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang dipimpin Mayor Top Sularno bersama Kapten Arm Sutami turun langsung menyambangi masyarakat. Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk membantu melindungi warga dari paparan asap dan debu yang dapat mengganggu kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI-Polri tidak hanya menyerahkan masker, tetapi juga menyampaikan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan dan lingkungan. Warga diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika kualitas udara mulai terdampak asap.
Mayor Top Sularno menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya menjaga lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan aparat, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama.
“Jangan menunggu Karhutla terjadi baru kita bergerak. Mari kita cegah sejak dini. Lindungi kesehatan, jaga lingkungan, dan segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin,” pesannya.
Senada dengan hal tersebut, Kapten Arm Sutami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan. Pembakaran yang tidak terkendali dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Personel Koramil 1206-17/Silat Hulu dan Polsek Silat Hulu juga mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi munculnya titik api. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran di wilayah sekitarnya.
Sinergi antara Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, Koramil dan Polsek Silat Hulu diharapkan semakin memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya untuk meminimalkan risiko kebakaran dan dampak asap terhadap kesehatan warga.
Pembagian masker menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI-Polri terhadap masyarakat. Perlindungan kepada warga tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesehatan serta kondisi lingkungan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa pencegahan Karhutla dapat dimulai dari tindakan sederhana, seperti tidak melakukan pembakaran sembarangan, menjaga lingkungan, menggunakan masker saat udara berasap, serta segera melaporkan setiap potensi kebakaran. (Pendim1206/Psb)

