Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Polres Melawi terus melengkapi sarana pendukung di sejumlah wilayah Kabupaten Melawi. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor sebagai sumber air untuk kebutuhan penanganan Karhutla sekaligus membantu masyarakat.
Hingga Kamis (17/9/2026), sebanyak 14 titik sumur bor yang dibangun Polres Melawi telah rampung dan seluruhnya dalam kondisi siap digunakan. Sarana tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kondisi wilayah masing-masing.
Ke-14 titik sumur bor tersebut berada di Desa Batu Nanta dan Desa Beloyang, Kecamatan Belimbing Hulu; Desa Tanjung Sari dan Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh; Desa Popai serta dua titik di Desa Sungai Mentoba, Kecamatan Ella Hilir; Desa Potai, Kecamatan Sokan; Desa Suka Maju, Desa Keranjik dan Desa Bina Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh; Desa Sungai Sampuk, Kecamatan Menukung; Desa Tiong Keranjik, Kecamatan Belimbing Hulu; serta Desa Siling Permai, Kecamatan Sayan.
Kedalaman sumur bor di masing-masing lokasi bervariasi, mulai dari 9 hingga 40 meter, disesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan sumber air di wilayah tersebut. Dari hasil pemeriksaan, seluruh sumur telah mengeluarkan air dan siap dimanfaatkan.
Kapolres Melawi AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., mengatakan pembangunan sumur bor merupakan bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi potensi Karhutla.
“Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan air apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penanganan Karhutla. Di sisi lain, sumber air tersebut juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” ujarnya.
Menurutnya, ketersediaan sumber air yang berada di dekat wilayah rawan Karhutla dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam mempercepat upaya pemadaman maupun pendinginan apabila terjadi kebakaran.
Selain fungsi penanganan Karhutla, pembangunan sumur bor juga memiliki nilai manfaat sosial. Masyarakat di sekitar lokasi dapat memanfaatkan sumber air tersebut sesuai kebutuhan, khususnya apabila menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih.
Polres Melawi akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, instansi terkait serta masyarakat dalam upaya mencegah dan menangani Karhutla di wilayah Kabupaten Melawi.
Dengan rampungnya 14 titik sumur bor dan seluruhnya siap digunakan, diharapkan kesiapan sarana pendukung penanganan Karhutla semakin optimal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar lokasi. (Humas Polres Melawi)
