Di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sidokkes Polres Ketapang turun memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga membagikan masker dan memberikan edukasi kepada warga mengenai upaya menjaga kesehatan selama paparan asap.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten Ketapang.
Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan merupakan langkah pencegahan untuk membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara berasap. Jika mengalami keluhan kesehatan, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sidokkes membagikan masker kepada warga yang ditemui. Petugas sekaligus menyampaikan informasi mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh dan membatasi paparan asap, terutama ketika intensitas kabut asap meningkat.
Warga juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Langkah tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi paparan asap, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah dengan kualitas udara yang terdampak karhutla.
Selain membagikan masker, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi warga sekaligus memberikan saran kesehatan berdasarkan keluhan yang disampaikan.
Kapolres Ketapang menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berkaitan dengan upaya pemadaman, tetapi juga menyangkut perlindungan terhadap masyarakat yang terdampak.
“Penanganan Karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga pada perlindungan masyarakat yang terdampak. Kami akan terus berkoordinasi dan memberikan pelayanan kesehatan serta edukasi agar masyarakat tetap terlindungi,” tegasnya.
Polres Ketapang mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi udara masih dipengaruhi asap. Warga juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan dan segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan paparan asap.
Masyarakat yang menemukan titik api atau kejadian yang berpotensi menyebabkan karhutla juga diimbau segera melaporkannya melalui Call Center Polri 110 agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.
Pelayanan kesehatan dan edukasi kepada masyarakat tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kabut asap sekaligus meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan selama kondisi karhutla masih berlangsung. (Humas Polres Ketapang)
