Akses masyarakat di Dusun Pengao, Desa Tembawang Bale, Kecamatan Banyuke Hulu, Kabupaten Landak, kini semakin terbuka setelah pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda rampung 100 persen dan mulai dapat dimanfaatkan warga.
Peresmian jembatan tersebut berlangsung pada Senin (21/9/2026) dan dihadiri para kepala dusun se-Desa Tembawang Bale, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa Desa Tembawang Bale Sertu Melki Hermanto, serta masyarakat setempat.
Jembatan Gantung Perintis Garuda menjadi salah satu fasilitas penting bagi warga Dusun Pengao dalam memperlancar mobilitas sehari-hari. Keberadaannya diharapkan memudahkan masyarakat menuju lahan pertanian dan perkebunan serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi.
Dengan selesainya pembangunan, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas masyarakat di Desa Tembawang Bale.
Akses yang semakin mudah diharapkan dapat membantu warga menjalankan aktivitas dengan lebih lancar, termasuk dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan serta memenuhi kebutuhan sosial kemasyarakatan.
Babinsa Desa Tembawang Bale Sertu Melki Hermanto turut hadir dalam peresmian sebagai bentuk pendampingan dan kepedulian TNI terhadap perkembangan masyarakat di wilayah binaannya.
Kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun agar dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Dandim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., mengapresiasi rampungnya pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda. Menurutnya, fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Dusun Pengao.
“Dengan rampungnya Jembatan Gantung Perintis Garuda ini, akses masyarakat di Dusun Pengao semakin terbuka. Jembatan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus mendukung kelancaran kegiatan ekonomi, pertanian, perkebunan dan sosial kemasyarakatan,” ujar Dandim.
Rampungnya jembatan tersebut diharapkan menjadi bagian dari peningkatan sarana penghubung di Desa Tembawang Bale sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan perkembangan wilayah di Kecamatan Banyuke Hulu. (Pendim 1210/Landak)
