Karhutla Kalbar Mulai Menurun, Water Bombing Kembali Dikerahkan ke Kayong Utara

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Barat mulai menunjukkan perkembangan positif. Hingga Jumat (18/9/2026), jumlah titik api dilaporkan mengalami penurunan.

Meski demikian, penanganan karhutla masih menjadi perhatian di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Api di sejumlah lokasi di kedua daerah tersebut belum sepenuhnya berhasil dipadamkan dan masih ditangani oleh tim gabungan.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan kondisi karhutla secara umum mulai membaik. Namun, pemadaman tetap dilakukan secara intensif di wilayah yang masih terdapat titik api.

“Sampai hari ini alhamdulillah titik api sudah menurun. Hanya dua kabupaten ini yang belum padam-padam, Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara,” kata Norsan, Jumat (18/9).

Di Kayong Utara, kebakaran terjadi di kawasan Bukit Peramas dan Gunung Palung. Upaya pemadaman telah dilakukan oleh tim gabungan dengan melibatkan pasukan darat, masyarakat, serta relawan.

Namun, berdasarkan pemantauan hingga Jumat pagi, api di kawasan tersebut masih belum sepenuhnya padam.

“Di Bukit Peramas dan Gunung Palung terjadi kebakaran, tapi alhamdulillah sudah ditangani oleh tim gabungan, pasukan darat, bersama masyarakat, relawan dari kita juga sudah datang ke sana. Sampai tadi pagi saya monitor belum padam. Masih berusaha dipadamkan,” ujar Norsan.

Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah kondisi medan yang cukup sulit. Lokasi kebakaran berada di kawasan berbukit dan minim sumber air, sehingga proses pemadaman dari darat menjadi lebih menantang.

“Karena kondisinya agak berat, berbukit, dan sumber air di situ tidak ada,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses pemadaman, dukungan melalui operasi udara kembali dikerahkan. Norsan mengatakan telah memerintahkan pasukan udara mengirim satu unit water bombing ke wilayah Kayong Utara.

“Tadi malam saya sudah perintahkan pasukan udara untuk mengirim water bombing satu ke sana,” tuturnya.

Sementara itu, penanganan di Kabupaten Ketapang juga masih berlangsung. Pemerintah bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman untuk memastikan api tidak meluas.

Norsan menegaskan, meski masih terdapat sejumlah lokasi yang terbakar, perkembangan karhutla di Kalimantan Barat secara keseluruhan menunjukkan tren positif. Penanganan terus dilakukan dengan mengoptimalkan kekuatan darat dan dukungan udara serta melibatkan pemerintah, masyarakat, dan relawan. (Adpim Prov Kalbar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak