Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Kodim 1202/Singkawang dengan meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah wilayah yang memiliki potensi rawan kebakaran. Kegiatan monitoring dilaksanakan secara serentak pada Jumat (25/9/2026).
Pemantauan dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya Kelurahan Mayasopa, kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, serta Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil.
Di Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Babinsa Sertu Ismail bersama empat personel YTP 839/SA BKO Koramil 04/Singkawang Timur melaksanakan pengecekan langsung atau ground check pada lahan yang sebelumnya terdampak Karhutla di RT 05.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 150 hektare. Saat dilakukan pemantauan, petugas tidak menemukan adanya api maupun kepulan asap dari area lahan yang telah terbakar.
Sementara itu, patroli dan monitoring juga dilaksanakan di kawasan Jalan Arteri Bandara Singkawang, wilayah Kelurahan Sedau dan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan. Koramil 1202-02/Singkawang Selatan bersama 13 personel Yon TP 839/SA BKO melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman. Hasil pemantauan tidak menemukan titik api maupun asap.
Kegiatan serupa dilakukan di Kelurahan Sungai Rasau dan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara. Personel Koramil 1202-03/Singkawang Tengah bersama Satgas BKO menyusuri sejumlah lokasi yang dinilai rawan. Dari hasil monitoring, tidak ditemukan hotspot baru maupun aktivitas masyarakat yang mengarah pada pembakaran lahan.
Selain melakukan pemantauan, personel di lapangan juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan menggunakan metode pembakaran.
Dandim 1202/Singkawang, Letkol Arh Muhammad Ivan Juniar, S.I.P., menegaskan bahwa patroli dan monitoring akan terus dilakukan meskipun kondisi di sejumlah lokasi telah dinyatakan aman.
“Kewaspadaan harus terus dijaga, meskipun kondisi di lapangan sudah aman. Kami memastikan lahan terdampak terus dipantau dan mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tegasnya.
Menurutnya, pemantauan secara berkelanjutan dan deteksi dini diperlukan untuk mencegah munculnya kembali titik api sekaligus mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Seluruh rangkaian patroli dan monitoring berlangsung aman dan lancar. Kodim 1202/Singkawang akan terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah rawan sebagai bagian dari langkah pencegahan Karhutla. (Pendim 1202/Skw)
