Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan Yon Parako 466 Pasgat melalui penyaluran air siap minum bagi warga yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Barokah, Jalan Rasau Jaya, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (25/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Yon Parako 466 Pasgat mengoperasikan satu unit Truk Water Treatment yang dipimpin Letda Pas Dhevan Harvi Saputra. Kendaraan khusus milik Korpasgat ini digunakan untuk mengolah air baku menjadi air siap minum sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Truk Water Treatment memiliki kemampuan mengolah berbagai sumber air baku, seperti air sungai, parit, air banjir hingga air dari kawasan gambut. Dengan kemampuan produksi mencapai sekitar 4.000 liter air siap minum per jam, sarana tersebut menjadi salah satu fasilitas pendukung dalam penanganan kebutuhan air bersih masyarakat.
Danyon Parako 466 Pasgat, Letkol Pas Adim Dwi Prasanda, menyampaikan bahwa penyaluran air siap minum merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Korpasgat dalam membantu masyarakat, khususnya ketika terjadi keterbatasan akses terhadap air bersih.
“Distribusi akan terus diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti penyaluran air siap minum. Hal ini sebagai bentuk kepedulian Korpasgat kepada masyarakat,” ujar Letkol Pas Adim Dwi Prasanda.
Menurutnya, keberadaan Truk Water Treatment memberikan dukungan nyata dalam pelayanan kemanusiaan karena memungkinkan sumber air yang tersedia diolah menjadi air yang dapat digunakan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih. Korpasgat bersama pihak terkait akan terus mengoptimalkan sarana dan personel yang dimiliki untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Yon Parako 466 Pasgat menegaskan bahwa penyaluran air siap minum akan terus dilakukan bagi masyarakat yang membutuhkan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Korpasgat untuk hadir memberikan dukungan langsung, tidak hanya dalam tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. (Pen Yon Parako 466 Pasgat)
