Masjid Al-Muhajirin Kembali Kokoh, Karbak Kodim 1209/Bengkayang Tuntas di Wilayah Perbatasan

Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang. Melalui kegiatan Karya Bhakti (Karbak) Skala Besar, Kodim 1209/Bengkayang bersama masyarakat berhasil merampungkan seluruh proses rehabilitasi Masjid Al-Muhajirin yang berada di Dusun Saparan, Desa Kumba, Kecamatan Jagoi Babang, Jumat (25/9/2026).

Penyelesaian rehabilitasi tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Setelah melalui proses pengerjaan secara bertahap, Masjid Al-Muhajirin kini kembali dalam kondisi yang lebih kokoh, bersih, dan nyaman sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan warga.

Dalam pelaksanaannya, personel Koramil 1209-07/Jagoi Babang bersama masyarakat bahu-membahu menyelesaikan berbagai pekerjaan. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi gambaran nyata semangat gotong royong serta kedekatan TNI dengan masyarakat di kawasan perbatasan.

Sejumlah bagian masjid mendapatkan perbaikan, mulai dari rehabilitasi atap, pengecoran tiang penyangga, penimbunan bagian teras depan hingga pengecatan seluruh bangunan. Seluruh tahapan dikerjakan secara bersama-sama hingga akhirnya dapat diselesaikan secara tuntas.

Dandim 1209/Bengkayang, Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dusun Saparan yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan Karya Bhakti tersebut.

Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi Masjid Al-Muhajirin tidak terlepas dari semangat kebersamaan, kepedulian, dan kerja keras antara personel TNI dengan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus mempertahankan budaya gotong royong yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan kepedulian bersama. Karya Bhakti bukan hanya menyelesaikan pembangunan secara fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Dandim.

Dengan rampungnya rehabilitasi tersebut, masyarakat Dusun Saparan kini dapat kembali menggunakan Masjid Al-Muhajirin dengan lebih nyaman untuk melaksanakan ibadah sehari-hari maupun berbagai kegiatan keagamaan.

Keberadaan masjid yang telah selesai direhabilitasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan ruang kebersamaan warga. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang. (Pendim 1209/Bky)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak