Menhan RI Tinjau Yonif TP 833/Bhakti Dharma, Dandim 1204/Sanggau Ikuti Pendampingan Kunjungan

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 833/Bhakti Dharma (BD), Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Jumat (9/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., turut mendampingi bersama jajaran TNI-Polri dan unsur pemerintah daerah.

Menhan RI beserta rombongan tiba menggunakan helikopter Caracal TNI AU HT-7206 di Lapangan Sepak Bola Kompi Senapan B Yonif 642/Kps, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, sekitar pukul 08.05 WIB. Setelah tiba, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Markas Yonif TP 833/BD untuk melaksanakan sejumlah agenda peninjauan dan pengarahan kepada prajurit.

Kedatangan Menhan RI disambut oleh Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., Irdam XII/Tpr Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si., Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., serta Danyonif TP 833/BD Letkol Inf Riska Imron Rosadi, S.I.P., bersama pejabat terkait lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan laporan dari Danyonif TP 833/BD dan Pos 1 penjagaan, dilanjutkan jajar kehormatan oleh regu dinas keamanan satuan. Menhan RI juga melaksanakan pengecekan prajurit serta menerima paparan mengenai kondisi dan perkembangan satuan yang bertugas di wilayah Kabupaten Sanggau.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pengarahan Menhan RI kepada prajurit di halaman belakang Markas Yonif TP 833/BD sekitar pukul 10.13 WIB. Dalam arahannya, Menhan menekankan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelayakan fasilitas kesatrian sebagai bagian dari tanggung jawab seluruh personel.

Ia menyampaikan bahwa kesatrian merupakan fasilitas yang dibangun melalui dukungan rakyat dan menjadi sarana penting untuk menunjang pelaksanaan tugas prajurit. Oleh sebab itu, setiap personel harus memiliki kepedulian untuk merawat bangunan, menjaga lingkungan, serta menggunakan fasilitas secara bertanggung jawab.

Selain pemeliharaan kesatrian, Menhan RI turut menyoroti kesiapan Yonif TP 833/BD dalam menjalankan tugas pertahanan di wilayah Kabupaten Sanggau, khususnya kawasan yang memiliki posisi strategis di perbatasan Indonesia-Malaysia. Seiring dengan rencana bergabungnya sisa personel Kompi Senapan B, prajurit diharapkan terus meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Menhan juga mengingatkan bahwa karakteristik Yonif TP tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan tempur, tetapi juga mencakup keterampilan teritorial pembangunan. Prajurit diharapkan mampu mengembangkan kemampuan di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, serta konstruksi atau zeni guna mendukung kebutuhan pembangunan di daerah.

Dengan bekal keterampilan tersebut, Yonif TP 833/BD diharapkan dapat berkontribusi dalam mendukung program pemerintah daerah serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelaksanaan tugas pertahanan dan pembangunan diharapkan berjalan beriringan, sehingga kehadiran satuan dapat memberikan manfaat bagi keamanan maupun kehidupan sosial masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Menhan RI juga menegaskan pentingnya mengamalkan Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam sikap, perilaku, kedisiplinan, dan tanggung jawab setiap prajurit, baik ketika bertugas maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Pesan penting yang disampaikan kepada seluruh prajurit adalah agar senantiasa menjaga hubungan baik dengan rakyat dan tidak melakukan tindakan yang dapat melukai hati masyarakat. Menhan mengingatkan bahwa kepercayaan rakyat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pengabdian yang tulus, sikap yang santun, serta kepedulian terhadap kesulitan warga di sekitar satuan.

Sementara itu, keikutsertaan Dandim 1204/Sanggau dalam rangkaian kunjungan kerja tersebut mencerminkan koordinasi dan sinergi antarsatuan TNI bersama unsur pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan dan menjaga stabilitas wilayah. Kolaborasi tersebut diharapkan terus terpelihara guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Sanggau.

Kehadiran Yonif TP 833/BD di wilayah tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan daerah melalui kemampuan teritorial yang dimiliki prajurit. Dengan demikian, pelaksanaan tugas satuan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Setelah seluruh agenda selesai, Menhan RI beserta rombongan kembali menuju Lapangan Sepak Bola Kompi Senapan B Yonif 642/Kps. Rombongan kemudian bertolak menggunakan helikopter Caracal TNI AU HT-7206 menuju Lanud Supadio, Pontianak, sekitar pukul 10.40 WIB.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja berlangsung tertib, aman, dan lancar. Kegiatan ini menjadi bagian dari peninjauan kesiapan satuan, pemeliharaan fasilitas pendukung, serta penguatan pelaksanaan tugas pertahanan dan pembangunan di wilayah Kabupaten Sanggau. (Pendim 1204/Sanggau) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak