Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya mengungkap kronologi kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor, mobil pikap Toyota Hilux, dan truk trailer 20 feet di Jalan Raya Trans Kalimantan KM 22, tepatnya di depan Masjid Nurul Hidayah, Dusun Simpang Kiri, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kecelakaan itu menyebabkan FR (16), penumpang sepeda motor, meninggal dunia. Sementara pengendara sepeda motor berinisial JI (16) mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya Iptu Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan, kecelakaan bermula ketika JI yang membonceng FR mengendarai sepeda motor dari arah Pontianak menuju Tayan, Kabupaten Sanggau.
Saat melintas di lokasi kejadian, Toyota Hilux yang berada di depan sepeda motor diduga melakukan pengereman secara mendadak.
“JI yang berada di belakang kendaraan tersebut tidak sempat menghindar. Sepeda motor kemudian menabrak bagian belakang kanan mobil Hilux,” kata Ade, Selasa (6/10/2026).
Benturan tersebut menyebabkan sepeda motor bersama kedua korban terpental ke sisi kanan jalan. Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah truk trailer 20 feet yang dikemudikan RO (37).
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat pengemudi truk tidak dapat menghindari sepeda motor yang terpental ke jalurnya.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, sepeda motor yang terpental ke jalur truk tidak dapat dihindari. Tabrakan pun terjadi,” jelas Ade.
Akibat kecelakaan tersebut, JI mengalami luka-luka, sedangkan FR meninggal dunia.
Polisi Telusuri Pengemudi Hilux
Pasca-kecelakaan, Satlantas Polres Kubu Raya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara lengkap rangkaian peristiwa tersebut. Polisi juga tengah menelusuri identitas serta keberadaan pengemudi Toyota Hilux yang berada di lokasi sebelum terjadinya tabrakan dengan truk trailer.
Polisi mengimbau pengemudi maupun pihak yang menguasai kendaraan Toyota Hilux tersebut agar segera memberikan keterangan kepada penyidik.
Selain itu, masyarakat yang mengetahui keberadaan kendaraan atau identitas pengemudi Hilux diminta segera menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian.
Informasi dari masyarakat dinilai penting untuk membantu penyidik mengungkap seluruh rangkaian kejadian, terutama peristiwa yang terjadi sesaat sebelum sepeda motor bertabrakan dengan truk trailer.
“Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Polres Kubu Raya masih mendalami keterangan saksi dan fakta di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian kecelakaan yang menyebabkan seorang remaja meninggal dunia tersebut,” tegas Ade.
Polres Kubu Raya mengingatkan masyarakat yang memiliki informasi terkait kecelakaan tersebut agar segera menghubungi kepolisian melalui layanan Call Center 110. (Humas Polres Kubu Raya)
