Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan beragama dan memperkuat kerukunan antarumat beragama melalui penyaluran bantuan sebesar Rp1 miliar kepada Paroki Santo Fransiskus Asisi Singkawang.
Bantuan yang bersumber dari Tahun Anggaran 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., didampingi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Singkawang, di Singkawang, Rabu (14/10/2026).
Krisantus menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan fasilitas keagamaan sekaligus upaya mendukung peningkatan pelayanan kepada umat. Menurutnya, dukungan terhadap lembaga keagamaan menjadi bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan saling menghormati.
Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kebersamaan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antarwarga di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
“Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan umat, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Wakil Gubernur juga berharap nilai toleransi dan semangat persaudaraan yang selama ini terpelihara di Kota Singkawang dapat terus dipertahankan. Menurutnya, keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, lembaga keagamaan, hingga masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga suasana yang kondusif sekaligus memperkuat persatuan di tengah perbedaan latar belakang agama, budaya, dan sosial. Dengan demikian, keberagaman dapat menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pihak pengurus Paroki Santo Fransiskus Asisi Singkawang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas bantuan yang diberikan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pengembangan fasilitas serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kelancaran berbagai kegiatan keagamaan.
Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap kehidupan beragama yang inklusif dan harmonis. Melalui perhatian terhadap fasilitas keagamaan, Pemprov Kalbar berharap semangat toleransi, kebersamaan, dan kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Barat dapat terus tumbuh dan terjaga. (ais) (Adpim Prov Kalbar)
