Bulan suci Ramadan dimaknai sebagai momentum berbagi dan membangun generasi oleh jajaran Polsek Sungai Ambawang. Dipimpin langsung Kapolsek Sungai Ambawang Reyden Fidel Armada, personel melaksanakan pembagian buku gratis sekaligus buka puasa bersama pengelola Rumah Baca, tokoh masyarakat, dan para remaja di Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kamis (26/2/2026).
Sebanyak 58 buku bacaan berupa buku pengetahuan umum dan novel diserahkan kepada pengelola Rumah Baca Masyarakat yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Km 14 RT 001/RW 001. Kegiatan ini dihadiri Bhabinkamtibmas, perangkat dusun, tokoh masyarakat, pengelola rumah baca, serta puluhan remaja dan anak-anak setempat.
Dalam suasana penuh keakraban, Kapolsek Sungai Ambawang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar berbagi buku, tetapi juga menghadirkan ruang dialog dan motivasi bagi generasi muda agar tumbuh dengan nilai-nilai positif.
“Anak-anak dan remaja harus berani bermimpi besar. Namun mimpi itu harus dibarengi doa, usaha, dan kedisiplinan. Jangan salah memilih jalan dengan terlibat balap liar, perang sarung, apalagi narkoba,” pesan Kapolsek.
Ia juga mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkotika dengan berbagai modus baru, termasuk melalui vape, makanan, dan minuman, yang dapat merusak masa depan generasi muda. Selain itu, pemanfaatan teknologi dan internet juga ditekankan agar digunakan secara bijak dan produktif.
Kapolsek mendorong para remaja menjadikan Rumah Baca sebagai pusat kegiatan positif—tempat belajar, berdiskusi, dan mengembangkan potensi diri—serta mengajak masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi menyumbangkan buku layak baca.
“Kehadiran rumah baca ini adalah bukti bahwa membangun generasi tidak selalu harus dengan cara besar. Cukup dengan kepedulian, ruang literasi, dan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara kepolisian dan warga terus terjalin, termasuk dalam menjaga ketertiban lingkungan selama Ramadan.
Di tengah tantangan kenakalan remaja dan derasnya arus digitalisasi, langkah sederhana berbagi 58 buku ini menjadi simbol kuat bahwa masa depan generasi dapat dibangun melalui literasi, dialog, dan perhatian yang tulus. (Humas Polres Kubu Raya)
