Momentum Safari Ramadan dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kayong Utara untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Hal tersebut terlihat saat Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, melaksanakan Safari Ramadan di Desa Matan Jaya, Kecamatan Simpang Hilir, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Hidayah, Dusun Jelutung, Desa Matan Jaya tersebut menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membahas berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga.
Dalam kesempatan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah daerah, diantaranya bantuan untuk masjid AL Hidayah dan kebutuhan penerangan listrik di wilayah desa.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Amru Chanwari menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Kayong Utara tengah memprioritaskan anggaran untuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang akan digelar di Kabupaten Kayong Utara.
"Kita ini menjadi tuan rumah sehingga anggaran yang tersedia diperuntukan untuk pelaksanaan MTQ. Tetapi insyaallah kepada pengurus masjid ini, boleh sampaikan proposal sekarang tapi saya tidak berjanji, tapi kalau kita tidak masuk proposal walaupun duetnya ada, tahun 2027 kita tidak bisa bantu," jelas Wabup.
"Ketika anggaran tersedia 2027 kita akan bantu sesuai kemampuan keuangan pemerintah daerah," tambahnya.
Kemudian, Wabup Amru juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mengoordinasikan kebutuhan listrik masyarakat dengan berbagai pihak, termasuk melalui dukungan pemerintah pusat dan wakil rakyat di tingkat nasional.
"PLN yaitu sebuah BUMN yang manajemennya terpisah dari pemerintahan. Jadi kalau di pemerintahan itu hanya bisa mengusulkan tetapi kita tidak bisa memaksa. Waktu saya ikut rakor wilayah partai Nasdem, saya ditemukan dengan pak Syarif Abdullah dan pak Gulam Mohamad Sharon, anggota DPR RI dan ini yang menangani masalah energi dan sumber daya mineral termasuk urusan listrik ini. Pada waktu itu saya kontak ke Bappeda untuk menyiapkan data dan diajukan ke komisi 12 kalau tidak salah," jelas Wabup Amru.
"Jadi pertama, kalau sudah survei itu artinya sudah dalam perencanaan cuma mungkin tahap pelaksanaan yang masih belum, apakah desa matan dan lubuk batu ini menjadi prioritas atau tidak. Tapi insyaallah kita akan tetap dan mesti perjuangkan ini," tambahnya.
Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan prioritas pembangunan daerah. (Prokopim Setda KKU)

