Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam upaya pengendalian inflasi daerah, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), Idulfitri 1447 Hijriah.
Upaya pengendalian inflasi ini, diwujudkan dengan digelarnya operasi pasar yang dihadiri langsung Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan didampingi Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya dan Wakil Bupati Kayong Utara, Amru Chanwari, berlangsung di Halaman Masjid Agung Oesman Al Khair Sukadana, Sabtu (7/3/2025).
Dikesempatan tersebut, Wagub Kalbar menyampaikan rasa senangnya dapat bertemu langsung dengan masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, dalam rangka Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan operasi pasar untuk menekan inflasi menjelang Hari Raya.
"Saya senang sekali bertatap muka langsung dengan ibu-ibu sekalian dalam rangka safari ramadan sekaligus operasi pasar, dalam rangka menekan laju inflasi menjelang hari raya," jelas Wagub Kalbar.
Operasi pasar ini juga disambut antusias oleh masyarakat. Pasalnya, Pemerintah menyediakan paket sembako dengan harga terjangkau, yakni dari harga semula Rp90.000 menjadi Rp50.000. Paket tersebut terdiri atas 5 kilogram beras premium, minyak goreng, dan gula pasir.
Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas pelaksanaan operasi pasar tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dalam membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Idulfitri ketika permintaan terhadap bahan pangan cenderung meningkat dan berpotensi menyebabkan kenaikan harga.
"Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kayong Utara mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Wakil Gubernur yang telah berkenan hadir di Kayong Utara. Terus terang pak kehadiran bapak merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi kami," ucap Bupati Romi.
"Momen-momen menjelang hari raya keagamaan ini, biasanya permintaan terhadap barang-barang kebutuhan pokok sangat tinggi sehingga harga melambung atau inflasi. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah provinsi pada sore hari ini sangat membantu," pungkasnya. (Prokopim Setda KKU)

