Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Aksi penolakan terhadap rencana pemasangan patok dan plang oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan terjadi di Dusun Meranti Hilir, Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, pada Rabu (1/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat dari Anggota Polsek Meranti bersama Anggota Koramil Meranti guna memastikan situasi tetap kondusif.
Sekitar 100 orang perwakilan masyarakat Kecamatan Meranti turut hadir dalam aksi tersebut. Mereka bergabung bersama sejumlah tokoh adat dan perangkat desa, di antaranya Ketua DAD Kecamatan Meranti Ambrosius, para timanggong dari berbagai desa seperti Hermanto (Desa Meranti), Adam Uto (Desa Kelampai Setolo), Lasa (Desa Moro Betung), Jungku (Desa Selange), Sutejo (Desa Ampadi), serta Aidi (Desa Tahu), juga para kepala desa se-Kecamatan Meranti. Aksi ini dikoordinatori oleh Kurniawan A., S.Pd selaku korlap orasi.
Kegiatan diawali dengan ritual adat Pamabankg sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat. Suasana kemudian berlanjut dengan orasi penolakan terhadap rencana pematokan dan pemasangan plang kawasan hutan yang dinilai belum mempertimbangkan aspek sosial dan adat masyarakat.
Dalam orasi yang disampaikan, masyarakat menegaskan keberatan mereka terhadap kebijakan tersebut. Para timanggong mewakili suara adat menyampaikan pernyataan sikap yang menolak langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, diikuti dengan pernyataan resmi dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Meranti yang memperkuat sikap penolakan tersebut.
Sebagai bentuk keseriusan, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara adat Pamabankg yang menjadi simbol kesepakatan bersama masyarakat adat dalam menolak kebijakan tersebut.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti, Uwes, S.H., saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa pihak kepolisian hadir untuk memberikan pengamanan agar kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Pengamanan ini kami lakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan damai tanpa gangguan keamanan,” ujar Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek menambahkan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan humanis serta komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kecamatan Meranti.
Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali meskipun dinamika aspirasi masyarakat berlangsung dengan cukup kuat. (Humas Polres Landak)
