Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menggelar Pasar Murah atau Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Masjid Agung Al-Khair, Kabupaten Kayong Utara, Jumat, sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan sebelum agenda Musrenbang dan disambut antusias warga yang telah memadati lokasi sejak pagi. Gubernur hadir didampingi Bupati Kayong Utara Romi Wijaya, Wakil Bupati Amru, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah Provinsi Kalbar.
Dalam GPM tersebut, pemerintah menyediakan paket sembako berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir. Awalnya, paket dijual seharga Rp90.000 dari harga normal Rp120.000 setelah mendapat subsidi.
Namun, mendengar langsung aspirasi masyarakat, Gubernur Ria Norsan mengambil kebijakan menambah subsidi sehingga harga paket ditekan menjadi Rp50.000.
“Hari ini kita beri keringanan lagi, cukup Rp50.000 saja,” ujar Norsan yang langsung disambut antusias warga.
Tambahan subsidi tersebut didukung oleh Bank Kalbar, sehingga masyarakat hanya menanggung biaya distribusi atau ongkos angkut.
Sebanyak 1.000 paket sembako disiapkan dalam kegiatan ini. Pembagian dilakukan secara tertib dengan mendahulukan warga yang telah memiliki kupon, kemudian dilanjutkan bagi masyarakat umum.
Gubernur menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Ia juga mengimbau warga untuk tetap tertib selama antrean dan menjaga situasi tetap kondusif. Di akhir kegiatan, Gubernur turut menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri kepada masyarakat yang masih berada dalam suasana bulan Syawal. (Adpim Prov Kalbar)

