Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., menghadiri Halal Bihalal Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang digelar di Aula Gedung DMI, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi nasional pengurus DMI se-Indonesia pasca Idulfitri 1447 H. Kehadiran Ria Norsan yang juga menjabat sebagai Ketua DMI Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mendukung gerakan memakmurkan dan dimakmurkan masjid.
Acara tersebut dihadiri Ketua Umum DMI, Muhammad Jusuf Kalla, jajaran pengurus pusat, serta tokoh umat dari berbagai daerah.
Ria Norsan menyampaikan harapannya agar DMI terus menjaga soliditas dan memperkuat silaturahmi demi kemaslahatan umat.
“Semoga DMI tetap solid dan terus menjalin kebersamaan dalam memajukan kemaslahatan umat, baik di Kalimantan Barat maupun di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi DMI dalam membina kemakmuran masjid di seluruh Indonesia. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan ukhuwah Islamiyah.
“Kalbar memiliki ribuan masjid yang menjadi garda terdepan dalam pembinaan umat. Kami terus mendorong agar masjid menjadi sentra kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Halal bihalal berlangsung khidmat dan penuh keakraban, diisi dengan tausiah kebangsaan, ramah tamah, serta diskusi ringan terkait penguatan fungsi masjid di era modern.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat penghargaan kepada para donatur yang berkontribusi dalam penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bencana tersebut berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, terutama terganggunya akses terhadap air bersih.
Sebagai respons atas kondisi tersebut, Pimpinan Pusat DMI melalui Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup menginisiasi program pengumpulan donasi untuk penyediaan sarana air bersih, termasuk pembangunan sumur bor sederhana dengan jet pump.
Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kemanusiaan, sekaligus menegaskan peran strategis masjid tidak hanya dalam ibadah, tetapi juga dalam penanganan bencana hingga pemulihan pascabencana.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan umat, bangsa, dan negara, serta komitmen bersama menjadikan masjid sebagai pusat solusi berbagai permasalahan umat, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (irf/nzr) (Admin Prov Kalbar)

