Pemprov Kalbar Matangkan Kesiapan PKN II, Dorong BPSDM Jadi Pusat Pelatihan Unggulan

Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui persiapan penyelenggaraan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II di daerah.

Komitmen ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, dr. H. Harisson, M.Kes., saat menerima kunjungan Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, S.H., M.A., dalam rangka peninjauan kesiapan sarana dan prasarana di Aula Akcaya, Kantor BPSDM Kalbar, Rabu (1/4/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPSDM Kalbar Windy Prihastari, S.STP., M.Si., serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar.

Sekda Kalbar menyampaikan apresiasi atas perhatian LAN RI dalam mendukung peningkatan kapasitas ASN di Kalimantan Barat, khususnya melalui kesiapan penyelenggaraan PKN II.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan dukungan dari LAN RI dalam melihat langsung kesiapan pelaksanaan PKN II di Kalbar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan oleh Pemprov Kalbar, meskipun masih dilakukan penyempurnaan pada beberapa aspek guna meningkatkan kualitas layanan pelatihan.

Lebih lanjut, Sekda berharap BPSDM Kalbar ke depan mampu menjadi lembaga pelatihan yang mandiri dan tidak lagi bergantung pada penyelenggaraan di luar daerah.

“Kami berharap BPSDM Kalbar dapat menjadi pusat pelatihan mandiri, sehingga ASN tidak perlu lagi mengikuti pelatihan ke luar daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi LAN RI menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan harus berorientasi pada kualitas hasil serta pengalaman belajar peserta.

“Pelatihan harus memberikan dampak nyata dan pengalaman belajar yang baik bagi peserta, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan kondusif.

Menurutnya, faktor kenyamanan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran dan keberhasilan pelatihan secara keseluruhan.

Selain itu, LAN RI mendorong BPSDM Kalbar untuk terus berkembang menjadi pusat unggulan dalam pengembangan sumber daya manusia, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Kita ingin BPSDM daerah mampu menjadi center of excellence yang melahirkan ASN kompeten dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Melalui langkah ini, diharapkan kesiapan BPSDM Kalbar dalam menyelenggarakan PKN II semakin optimal, sekaligus mendukung terwujudnya ASN profesional yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah. (Adpim Prov Kalbar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak