Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) merupakan organisasi profesi yang menaungi perusahaan jasa konsultan di bidang perencanaan, pengawasan, dan manajemen konstruksi. Organisasi ini berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memastikan pembangunan berjalan profesional, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Ditandai dengan pemukulan gong, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Sekda Kalbar), dr. H.Harisson, M.Kes., secara resmi membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-XI INKINDO Kalimantan Barat di Hotel Harris Pontianak, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPN INKINDO, Imam Hartawan, ST., MT., Ketua DPP INKINDO Kalbar, Ir. Zulham Effendy, ST., M.M., beserta jajaran dan perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalbar.
Dalam sambutannya, Sekda Kalbar terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musprov sebagai momentum penting bagi organisasi. Ia menilai forum ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kelembagaan INKINDO di daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi XI INKINDO Kalbar. Ini momentum penting untuk memperkuat organisasi sekaligus memperkokoh peran konsultan sebagai mitra strategis pemerintah,” ucap Harisson.
Ia menjelaskan bahwa peran konsultan sangat vital dalam mendukung pembangunan yang berkualitas, mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan.
“Konsultan memiliki peran strategis dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan berkualitas, pengawasan proyek profesional, dan hasil pembangunan tepat sasaran,” jelasnya.
Sekda juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk membuka ruang kolaborasi yang luas dengan INKINDO dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan INKINDO untuk meningkatkan kualitas perencanaan, memperkuat tata kelola proyek, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, Harisson mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan transparansi.
“Saya berharap INKINDO terus menjaga integritas, profesionalisme, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan transparansi,” tambahnya.
Menutup sambutannya, ia berharap Musprov ini mampu menghasilkan kepengurusan yang solid dan siap bersinergi dengan pemerintah.
“Musprov ini diharapkan menghasilkan kepengurusan yang kuat, profesional, dan mampu bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan Kalbar,” tutupnya.
Sementara itu, Sekjen DPN INKINDO Imam Hartawan, ST., MT., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan Musprov di Kalimantan Barat menunjukkan dinamika organisasi yang aktif dan solid.
“Kami melihat Musprov di Kalbar ini berlangsung sangat baik dan penuh semangat. Ini menunjukkan bahwa INKINDO di daerah memiliki kolaborasi dan sinergi yang kuat, baik dengan pengurus pusat maupun pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia kemudian menilai bahwa kondisi tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
“Kalbar bisa menjadi barometer bagi daerah lain, dinamika organisasi yang aktif seperti ini harus terus dijaga karena mencerminkan soliditas organisasi,” jelas Sekjen.
Ia juga mengungkapkan bahwa secara nasional sektor jasa konstruksi tengah menghadapi tantangan yang cukup berat, termasuk penurunan jumlah anggota.
“Secara nasional, kondisi jasa konstruksi memang sedang tidak baik-baik saja. Ini berdampak pada penurunan jumlah anggota INKINDO dari sekitar 6.000 menjadi sekitar 4.000,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut juga terjadi di daerah, termasuk Kalimantan Barat, sehingga perlu perhatian bersama.
“Di daerah juga terjadi penyesuaian jumlah anggota. Ini menjadi tantangan yang harus kita hadapi bersama, baik oleh organisasi maupun pemerintah,” lanjutnya.
Dalam hal ini, Imam menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah untuk memperkuat konsultan lokal agar mampu bertahan dan berkembang.
“Kami berharap ada penguatan yang nyata, baik dari sisi regulasi, peningkatan kapasitas konsultan lokal, maupun keterlibatan dalam proyek-proyek pembangunan,” harapnya.
Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, Imam memastikan bahwa INKINDO tetap berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pemerintah.
“Kami dari DPN siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Apa pun tantangannya, kita harus hadapi bersama,” ujarnya. .
Ia juga berharap Musprov ini dapat melahirkan pemimpin terbaik untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Siapapun yang terpilih nantinya adalah yang terbaik. Tantangan ke depan tidak mudah, sehingga dibutuhkan kepemimpinan yang kuat dan visioner,” tutupnya.(wnd/ica) (Adpim Prov Kalbar)

