Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menargetkan Kabupaten Bengkayang menjadi daerah penghasil jagung terbesar di Indonesia. Target tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Jagung di lokasi Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja perdana Krisantus bersama Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Donata Dirasig, ke Desa Jagoi Babang sejak resmi menjabat.
Dalam sambutannya pada kegiatan Gema Membangun Desa, Krisantus menyampaikan bahwa program tanam jagung merupakan implementasi program ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
“Salah satu misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi hijau, dan ekonomi biru,” ujarnya.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen memperkuat kembali posisi Bengkayang sebagai sentra produksi jagung nasional. Selain jagung, pemerintah daerah juga terus mendukung sektor pertanian lainnya, termasuk komoditas padi melalui bantuan bibit kepada masyarakat.
“Kita ingin Kabupaten Bengkayang bukan hanya menjadi penghasil jagung terbesar di Kalbar, tetapi juga menjadi nomor satu di Indonesia,” tegas Krisantus.
Ia juga mengajak masyarakat untuk semakin bangga menjadi petani. Menurutnya, profesi petani saat ini memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi daerah.
“Sekarang menjadi petani adalah pekerjaan yang bermartabat dan memiliki nilai strategis. Pertanian bisa menjadi penggerak ekonomi keluarga maupun daerah,” katanya di hadapan masyarakat dan para kepala desa.
Sementara itu, Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat atas bantuan benih jagung sebanyak 7.500 kilogram melalui APBD Tahun 2026 untuk masyarakat perbatasan, khususnya di Kecamatan Jagoi Babang.
Ia berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong semangat kelompok tani dalam mengembangkan sektor pertanian.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jagoi Babang dan memotivasi petani untuk terus meningkatkan produksi pertanian,” pungkasnya. (irf/nzr) (Adpim Prov Kalbar)

