Kasdam XII/Tpr Hadiri Konferensi Pers Bea Cukai, Komitmen Berantas Penyelundupan di Perbatasan Ditegaskan

Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., menghadiri konferensi pers pengungkapan penyelundupan pakaian bekas impor ilegal (ballpres) yang digelar Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat di Pontianak, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui video conference dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Dalam kesempatan itu, DJBC Kalbagbar mengumumkan keberhasilan penyitaan sebanyak 2.060 bal pakaian bekas impor ilegal yang ditemukan di wilayah Kabupaten Kubu Raya dan Mempawah.

Kasdam XII/Tanjungpura menyampaikan apresiasi atas keberhasilan tersebut dan menilai capaian itu merupakan hasil nyata dari sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan instansi terkait dalam menjaga wilayah perbatasan dari berbagai aktivitas ilegal.

Menurut Brigjen TNI Bambang Sujarwo, wilayah perbatasan Kalimantan Barat memiliki tantangan tersendiri karena garis perbatasan Indonesia-Malaysia membentang sepanjang 970 kilometer. Dari jumlah tersebut, hampir 400 kilometer berada di kawasan blank spot yang minim akses komunikasi.

“Pengamanan wilayah perbatasan yang sangat luas membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Saat ini TNI menempatkan Satgas Pengamanan Perbatasan yang terdiri dari dua batalyon untuk menjaga keamanan dan mencegah berbagai bentuk pelanggaran lintas batas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meskipun pengawasan terus diperkuat melalui sejumlah pos pengamanan, masih terdapat jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku penyelundupan untuk memasukkan barang ilegal ke wilayah Indonesia.

Kasdam juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2026, kolaborasi antara TNI dan berbagai instansi terkait telah menghasilkan sejumlah keberhasilan dalam penindakan kejahatan lintas negara. Selain pengungkapan ballpres ilegal, aparat juga berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika berupa sabu seberat 75,6364 kilogram, ganja 11 kilogram, serta 1.664 butir ekstasi.

Mengakhiri keterangannya, Kasdam XII/Tanjungpura menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Bea Cukai, TNI, Polri, Kejaksaan, BAIS, BIN, dan seluruh pemangku kepentingan guna mencegah masuknya barang-barang ilegal melalui wilayah perbatasan.

Ia juga mengajak media dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara, khususnya di kawasan perbatasan Kalimantan Barat yang memiliki peran strategis sebagai gerbang terdepan Indonesia. (Pendam XII/Tpr) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak