Pangdam Tanjungpura Tekankan Transparansi dalam Seleksi Caba PK TNI AD Gelombang II 2026

Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin Sidang Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 tingkat Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tanjungpura yang digelar di Rindam XII/Tpr, Selasa (9/6/2026).

Sebanyak 210 peserta mengikuti sidang pemilihan tingkat pusat tersebut. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses seleksi guna memastikan seluruh rangkaian penerimaan berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel untuk mendapatkan calon prajurit terbaik.

Dalam amanat Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., yang dibacakan Pangdam XII/Tpr, disampaikan bahwa TNI AD terus melakukan pembaruan sistem rekrutmen agar semakin modern dan terpercaya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui digitalisasi proses seleksi, termasuk pengunggahan hasil tes secara real-time ke server Panitia Pusat serta penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada pelaksanaan tes psikologi.

“Digitalisasi dan transparansi menjadi bagian penting dalam proses rekrutmen saat ini. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi potensi kecurangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan prajurit,” ujar Pangdam saat membacakan amanat Aspers Kasad.

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito juga menegaskan kepada seluruh tim penguji agar setiap keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan hasil seleksi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, TNI AD membutuhkan calon prajurit yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan akademik yang baik, tetapi juga berintegritas dan berjiwa pengabdian.

“Prajurit yang terpilih harus memiliki mental yang kuat, loyalitas tinggi, serta kesiapan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Karena itu, seluruh panitia harus bekerja secara cermat, profesional, dan sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Hasil sidang tingkat Sub Panpus ini masih akan melalui proses verifikasi lanjutan di tingkat Panitia Pusat (Panpus), sehingga belum menjadi hasil akhir. Seluruh pihak yang terlibat diingatkan untuk menjaga kerahasiaan hasil seleksi hingga pengumuman resmi dikeluarkan.

Melalui sistem rekrutmen yang semakin profesional, transparan, dan berbasis teknologi, TNI AD berharap dapat menghasilkan generasi prajurit yang berkualitas, berintegritas, serta siap mengemban tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Pendam XII/Tpr)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak