Upaya memperkuat pengamanan dan pengawasan wilayah perbatasan terus dilakukan melalui sinergi lintas instansi. Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Wahyu Hidayat, di Lobby Kehormatan Makodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Kubu Raya, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antara Kodam XII/Tpr dan Kanwil Ditjen Imigrasi Kalbar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Dalam audiensi tersebut, berbagai isu strategis dibahas, termasuk pengawasan terhadap lalu lintas orang, pencegahan pelanggaran keimigrasian, serta upaya bersama dalam mendukung penegakan hukum di kawasan perbatasan Kalimantan Barat.
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen Kodam XII/Tpr untuk terus mendukung tugas-tugas keimigrasian, terutama melalui keberadaan Satgas Pengamanan Perbatasan yang bertugas di sejumlah wilayah perbatasan negara.
Menurut Pangdam, kolaborasi yang erat antara TNI dan Imigrasi menjadi faktor penting dalam mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran hukum, termasuk perlintasan ilegal dan aktivitas penyelundupan yang dapat mengganggu keamanan wilayah.
“Sinergi dan pertukaran informasi yang berkelanjutan sangat diperlukan agar pengawasan perbatasan dapat berjalan lebih efektif dan optimal,” ujar Pangdam.
Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kalbar, Wahyu Hidayat, mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan Pangdam XII/Tpr beserta jajaran. Ia menilai dukungan Kodam XII/Tpr memiliki peran penting dalam menunjang pelaksanaan tugas keimigrasian di wilayah Kalimantan Barat yang memiliki garis perbatasan cukup panjang.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat melalui berbagai program dan langkah strategis bersama guna meningkatkan pengawasan di pos lintas batas maupun jalur-jalur tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.
Melalui pertemuan tersebut, kedua instansi berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga kedaulatan negara serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah perbatasan Kalimantan Barat. (Pendam XII/Tpr)

