Pembangunan Jembatan Sungai Sentawak di Desa Tanjung, Kecamatan Teriak, Kabupaten Bengkayang yang dilaksanakan Kodim 1209/Bengkayang terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga Selasa (30/6/2026), progres pengerjaan fisik telah mencapai 55,20 persen.
Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus memperlancar akses transportasi masyarakat. Setiap hari, personel Kodim 1209/Bengkayang bersama warga setempat bergotong royong menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai rencana.
Saat ini, pengerjaan difokuskan pada struktur utama jembatan guna memastikan konstruksi memiliki kekuatan dan ketahanan yang optimal. Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pembangunan di lapangan.
Keberadaan Jembatan Sungai Sentawak nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas Desa Tanjung dengan wilayah sekitarnya. Selama ini, warga masih menghadapi kendala saat melintasi sungai, terutama ketika mengangkut hasil pertanian maupun saat debit air meningkat.
Dandim 1209/Bengkayang Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc., mengatakan seluruh personel yang terlibat terus bekerja maksimal demi memastikan pembangunan berjalan sesuai target. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang turut bergotong royong sehingga progres pembangunan dapat berlangsung dengan baik.
"Kami terus berupaya agar pembangunan jembatan ini selesai tepat waktu. Sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Dandim.
Dengan progres yang terus meningkat, Kodim 1209/Bengkayang optimistis pembangunan Jembatan Sungai Sentawak dapat diselesaikan sesuai jadwal. Setelah rampung, jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat aktivitas ekonomi, serta mendukung peningkatan kesejahteraan warga di Kecamatan Teriak dan sekitarnya.(Pendim 1209/Bengkayang)
