Purna Tugas Setelah 34 Tahun Mengabdi, Sidig Handanu Tinggalkan Jejak Pengabdian untuk Pontianak

Setelah lebih dari tiga dekade mengabdikan diri sebagai aparatur sipil negara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Pontianak, Sidig Handanu, resmi memasuki masa purna tugas per 31 Mei 2026. Pelepasan dilakukan dalam apel purna tugas ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, Selasa (2/6/2026).

Bagi Sidig, pensiun bukanlah akhir dari perjalanan pengabdian, melainkan awal dari fase baru kehidupan yang tetap dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pensiun adalah bagian dari perjalanan hidup yang harus dijalani. Yang terpenting adalah tetap sehat, produktif, dan terus memberikan kontribusi sesuai kemampuan yang dimiliki,” ujarnya.

Perjalanan karier Sidig sebagai ASN dimulai pada tahun 1992 di sejumlah wilayah Kabupaten Sintang. Selama kurang lebih dua dekade, ia bertugas di berbagai daerah, termasuk kawasan terpencil yang memberikan banyak pengalaman berharga dalam memahami kebutuhan masyarakat dan pentingnya pelayanan publik.

Menurutnya, masa bertugas di wilayah pedalaman menjadi salah satu pengalaman yang paling membekas karena memberikan pelajaran tentang arti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Pada tahun 2012, Sidig melanjutkan pengabdiannya di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, termasuk sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Bappeda yang kini menjadi Bapperida.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapinya selama bertugas adalah saat pandemi COVID-19. Ketika menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan, ia terlibat langsung dalam berbagai upaya penanganan pandemi yang menjadi ujian besar bagi pemerintah dan masyarakat.

Selain itu, Sidig juga berperan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang menjadi arah pembangunan Kota Pontianak untuk jangka panjang, termasuk RPJPD 2025–2045 dan RPJMD 2025–2029.

Menjelang akhir masa tugasnya, ia berpesan kepada generasi ASN muda agar memiliki rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap organisasi tempat bekerja. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, serta membangun budaya introspeksi sebelum memberikan kritik maupun masukan.

“ASN harus merasa memiliki organisasi, ikut menjaga dan membangun institusi dengan penuh tanggung jawab. Selain itu, setiap masukan yang diberikan hendaknya diawali dengan evaluasi terhadap diri sendiri,” pesannya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi para ASN yang memasuki masa purna tugas, termasuk Sidig Handanu yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Kota Pontianak.

Menurutnya, prosesi pelepasan dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjang para ASN yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama bertahun-tahun.

“Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga para ASN yang memasuki masa purna tugas senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Kota Pontianak,” ujar Edi.

Dengan berakhirnya masa tugas formal sebagai ASN, perjalanan pengabdian Sidig Handanu memasuki babak baru. Meski tidak lagi berada dalam struktur pemerintahan, semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan keagamaan tetap menjadi bagian dari komitmen hidupnya. (Prokopim) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak