Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Erlina Norsan, yang juga menjabat Ketua Umum Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Kalimantan Barat, terus menggencarkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai langkah membentuk generasi sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Sosialisasi Gemarikan digelar di SD Negeri 09 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/7/2026), dan diikuti siswa, guru, serta orang tua. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Forikan Kabupaten Kubu Raya, Ketua PIA Ardhya Garini, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya.
Dalam sambutannya, Erlina menekankan pentingnya membiasakan konsumsi ikan sejak usia dini karena ikan mengandung protein hewani, omega-3, dan berbagai zat gizi yang berperan penting dalam pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Menurutnya, peningkatan konsumsi ikan menjadi salah satu strategi efektif untuk mendukung kecerdasan anak sekaligus menekan angka stunting di Kalimantan Barat.
“Kami mengajak anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan seluruh keluarga untuk membiasakan makan ikan setiap hari. Ikan sangat baik untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak, sehingga melalui Gemarikan kita ingin menciptakan generasi Kalimantan Barat yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” ujarnya.
Ia menambahkan, TP PKK dan Forikan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar ikan menjadi bagian penting dalam pola makan keluarga.
“Generasi emas tahun 2045 harus dipersiapkan sejak sekarang. Anak yang sehat dan bergizi hari ini akan menjadi penentu masa depan Kalimantan Barat,” tambahnya.
Selain edukasi gizi, Erlina juga menyoroti pentingnya menjaga harga ikan tetap terjangkau agar masyarakat dapat mengonsumsinya secara rutin. Forikan Kalimantan Barat, kata dia, akan terus berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga ikan di pasaran.
“Kami ingin ikan mudah diperoleh dan terjangkau oleh seluruh masyarakat, sehingga konsumsi ikan dapat menjadi kebiasaan sehari-hari di setiap rumah tangga,” pungkasnya. (irf) (Adpim Prov Kalbar)

