Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., secara resmi membuka Konferensi Provinsi II Gerakan Pemuda Dayak (GERDAYAK) Kalimantan Barat Tahun 2026 yang digelar di Hotel Harris Pontianak, Jumat (3/7/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan mengapresiasi terselenggaranya konferensi tersebut sebagai wadah konsolidasi dan penguatan peran generasi muda Dayak dalam mendukung pembangunan daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyelenggarakan konferensi ini. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat membangun daerah terus tumbuh di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Ria Norsan menegaskan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang memiliki semangat belajar, berkarya, dan mengabdi.
“Bangsa yang maju lahir dari pemuda yang berkualitas. Di tangan pemuda yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kemampuan, masa depan bangsa akan semakin baik,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan kepemudaan merupakan investasi jangka panjang dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan. Untuk itu, pemuda diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memperkuat karakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjunjung tinggi integritas.
“Pemerintah siap membuka peluang dan membangun ekosistem yang mendukung. Namun, keberhasilan tetap ditentukan oleh kemauan pemuda untuk terus berkembang dan memanfaatkan kesempatan yang ada,” katanya.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2024, jumlah pemuda di Kalimantan Barat mencapai lebih dari 1,3 juta jiwa dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sebesar 56,21 yang menunjukkan tren positif. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pun terus memperkuat pembangunan kepemudaan melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, kesempatan kerja, serta penguatan kepemimpinan dan partisipasi pemuda.
Gubernur juga mengajak generasi muda agar tidak ragu berinovasi dan menunjukkan kemampuan di berbagai bidang.
“Jangan takut bersaing dan jangan pernah merasa kecil karena berasal dari daerah. Tunjukkan bahwa pemuda Kalimantan Barat mampu bersaing melalui karya, prestasi, dan kontribusi nyata,” pesannya.
Ia berharap Konferensi Provinsi II GERDAYAK Kalimantan Barat mampu melahirkan generasi pemimpin muda yang berintegritas dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan daerah maupun bangsa.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang juga Ketua Umum GERDAYAK Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., menyebut konferensi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan pemuda Dayak.
Menurutnya, selama lima tahun terakhir GERDAYAK telah terbentuk di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, sehingga menjadi modal besar dalam mendorong peran aktif pemuda Dayak di berbagai sektor pembangunan.
Krisantus mengajak seluruh peserta konferensi untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Dayak di tengah perkembangan zaman. (Irf/ica) (Adpim Prov Kalbar)

