Polda Kalimantan Barat melaksanakan Sidang Akhir Penerimaan Terpadu Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Aula Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, Pontianak, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan penentu kelulusan akhir bagi para peserta seleksi calon anggota Polri.
Sidang dipimpin oleh Karo SDM Polda Kalbar, Kombes Pol. Bayu Dewantoro, S.I.K., M.M., serta dihadiri panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, dan seluruh peserta yang mengikuti tahap akhir seleksi. Proses berlangsung secara terbuka sebagai wujud komitmen Polri terhadap prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
Pada seleksi Bintara Polri T.A. 2026, dari 90 peserta yang mengikuti sidang akhir, sebanyak 76 peserta dinyatakan lulus terpilih, sementara 14 peserta lainnya dinyatakan lulus tidak terpilih sesuai dengan kuota yang telah ditentukan.
Sementara itu, pada seleksi Tamtama Polri T.A. 2026, seluruh 18 peserta yang mengikuti tahapan akhir dinyatakan lulus terpilih.
Karo SDM Polda Kalbar menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi telah dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas, profesionalisme, dan tanpa praktik kecurangan. Ia juga mengapresiasi seluruh peserta atas dedikasi dan sportivitas selama mengikuti proses seleksi.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa hasil sidang akhir ini merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih dan transparan.
“Polda Kalbar berkomitmen melaksanakan rekrutmen anggota Polri yang BETAH. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan prestasi tanpa dipungut biaya. Kami mengucapkan selamat kepada peserta yang lulus terpilih dan berharap dapat mengikuti pendidikan dengan baik untuk menjadi insan Bhayangkara yang profesional dan berintegritas,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui pelaksanaan sidang akhir ini, Polda Kalbar berharap dapat melahirkan personel Polri yang unggul, berkarakter, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (Humas Polda Kalbar)

