Wali Kota Pontianak Dorong PLN Percepat Pemulihan Listrik, Masyarakat Diminta Bersabar

Pemerintah Kota Pontianak meminta PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat menyusul gangguan pada boiler PLTU yang menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah daerah, termasuk Kota Pontianak.

Permintaan tersebut disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat meninjau PLTD Siantan dan berdialog langsung dengan jajaran PLN untuk memperoleh informasi mengenai penyebab gangguan serta progres penanganannya.

Manager PLN UP3 Pontianak, Shofwan Juniardi, menjelaskan bahwa proses pemulihan sistem terus dilakukan secara intensif. Meski target normalisasi sebelumnya diperkirakan berlangsung pada 11 hingga 12 Juli, PLN berupaya mempercepat penyelesaian agar pasokan listrik dapat kembali stabil lebih awal.

Menurutnya, upaya perbaikan sudah menunjukkan hasil. Durasi pemadaman yang sebelumnya mencapai sekitar enam jam kini berkurang menjadi sekitar empat jam. Selain itu, frekuensi pemadaman juga telah ditekan dari tiga sesi menjadi dua sesi, sementara pasokan listrik pada pagi hari telah berhasil dipertahankan sehingga tidak lagi dilakukan pemadaman.

"Tim kami terus bekerja agar sistem segera pulih sepenuhnya. Kami berharap proses ini bisa selesai lebih cepat dari estimasi yang telah disampaikan," ujarnya.

Shofwan juga memastikan mekanisme pemberian kompensasi kepada pelanggan terdampak akan mengikuti ketentuan yang berlaku dan diproses melalui sistem PLN.

Sementara itu, Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa percepatan pemulihan menjadi kebutuhan mendesak mengingat dampak pemadaman telah dirasakan luas oleh masyarakat.

Ia mengaku menerima banyak laporan dari warga, mulai dari pelaku UMKM yang mengalami kerugian, bahan makanan yang rusak akibat listrik padam, hingga terganggunya aktivitas sehari-hari.

"Pemerintah Kota berharap PLN dapat mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada agar layanan kelistrikan segera kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan," katanya.

Edi juga meminta PLN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan agar gangguan serupa tidak kembali terjadi. Menurutnya, penguatan mitigasi dan keandalan sistem sangat penting untuk menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, ia mengimbau masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi terkait kondisi tersebut agar tetap mengedepankan ketertiban serta tidak merusak fasilitas umum maupun aset negara.

Kunjungan ke PLTD Siantan merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Pontianak memastikan penanganan gangguan kelistrikan berjalan maksimal sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa proses pemulihan terus dilakukan hingga pasokan listrik kembali normal. (**) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak