Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polres Ketapang bersama TNI, Brimob, Manggala Agni, pihak perusahaan, dan masyarakat. Tim gabungan dikerahkan untuk menangani Karhutla yang terjadi di wilayah utara Jalan Tanjung Pura Km 15, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Senin (24/8/2026).
Kegiatan penanganan dipimpin Padal 5 Kasi Humas Polres Ketapang Iptu Manusun Simatupang, S.H., bersama Padal 6 Ipda Ekowono dengan melibatkan sebanyak 23 personel gabungan.
Petugas melakukan pemadaman sekaligus pembasahan di lokasi untuk memastikan api tidak kembali muncul dan menjalar ke area lainnya. Dari sekitar 5 hektare lahan yang terbakar, kurang lebih 3 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan dan dilakukan pembasahan.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., mengatakan pihaknya bersama seluruh unsur terkait terus mengoptimalkan langkah penanganan Karhutla, terutama di kawasan lahan gambut yang memiliki risiko tinggi terhadap munculnya kembali titik api.
“Kami terus mengoptimalkan sinergi bersama TNI, Manggala Agni, pihak perusahaan dan masyarakat dalam penanganan Karhutla. Kondisi lahan gambut dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan, sehingga pembasahan harus dilakukan secara maksimal untuk mencegah api kembali meluas,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan bahwa penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memastikan area yang telah terbakar mendapatkan pembasahan secara menyeluruh guna mengantisipasi bara api yang berpotensi kembali menyala.
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Polsek Muara Pawan masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui sumber awal munculnya api. (Humas Polres Ketapang)
