30 Personel Brimob Dikerahkan, Penanganan Karhutla di Kayong Utara Diperkuat

Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kayong Utara terus ditingkatkan. Polres Kayong Utara mendapat dukungan tambahan satu pleton Brimob yang terdiri dari 30 personel untuk memperkuat penanganan Karhutla di wilayah hukumnya.

Tambahan personel tersebut akan mendukung berbagai kegiatan di lapangan, mulai dari patroli dan pemantauan titik api, groundcheck, pemadaman, hingga upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

Untuk menunjang pelaksanaan tugas, Polres Kayong Utara juga telah menyiapkan sejumlah kendaraan dinas sebagai sarana pendukung mobilitas personel, meliputi 11 unit kendaraan roda dua (R2), satu unit mobil box, dan satu unit mobil truk.

Kapolres Kayong Utara AKBP Adi Prabowo, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan seluruh kekuatan personel dan sarana yang tersedia akan dioptimalkan untuk memastikan setiap potensi Karhutla dapat ditangani secara cepat dan terpadu.

“Kita tidak boleh lengah. Setiap informasi terkait titik api akan segera ditindaklanjuti. Dengan tambahan personel Brimob serta kesiapan kendaraan dinas, kami siap memperkuat patroli, groundcheck dan pemadaman di lapangan,” tegas Kapolres.

Menurutnya, keberhasilan penanganan Karhutla tidak hanya bergantung pada kesiapan personel, tetapi juga membutuhkan sinergi lintas sektor. Karena itu, Polres Kayong Utara bersama Brimob Nusantara, TNI, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah, pihak perusahaan, serta masyarakat terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan.

Dengan dukungan personel dan sarana yang memadai serta kolaborasi seluruh pihak, Polres Kayong Utara berkomitmen melakukan langkah cepat dalam mencegah dan menangani Karhutla sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. (Humas Polres KKU)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak