Bais TNI Gelorakan Semangat Merah Putih di Perbatasan Kalbar Lewat Pengibaran 5.000 Bendera


Semangat cinta Tanah Air berkobar di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menggelar aksi patriotik dengan mengibarkan 5.000 bendera Merah Putih serta melaksanakan kirab bendera raksasa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Mengusung tema “Merah Putih Berkibar di Beranda Negeri, Menjaga Kedaulatan Mengawal NKRI”, kegiatan tersebut berlangsung pada 31 Juli hingga 3 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan yang menjadi garda terdepan negara.

Aksi pengibaran bendera tersebut terlaksana berkat sinergi berbagai pihak, di antaranya Panitia HUT RI ke-81 Wilayah Perbatasan, Forkopimcam, Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani, serta Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad. Pengamanan kegiatan turut melibatkan jajaran Kodim, Koramil, Polsek, Brimob, Satgas Intelijen Kodam XII/Tanjungpura, dan Tim Intelijen Korem 121/Abw.

Tidak hanya unsur TNI dan Polri, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai instansi yang bertugas di kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), seperti BNPP, Bea Cukai, Karantina, dan Imigrasi. Keterlibatan Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan Sajingan Besar, Forum Komunikasi Masyarakat Perbatasan Jagoi Babang dan Badau, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh agama, pelajar, hingga masyarakat setempat menjadi bukti kuatnya kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI.

Sebanyak 5.000 bendera Merah Putih dikibarkan di sejumlah titik strategis wilayah perbatasan Kalimantan Barat. Sebanyak 3.000 bendera menghiasi jalur utama sepanjang kurang lebih 12 kilometer menuju PLBN Jagoi Babang. Sementara bendera lainnya dipasang di jalur menuju PLBN Aruk, Entikong, Badau, serta dikibarkan pada kapal-kapal nelayan di Desa Temajuk.

Selain pengibaran ribuan bendera, rangkaian kegiatan juga diwarnai dengan Kirab Bendera Merah Putih raksasa berukuran 8 x 17 meter. Kirab berlangsung khidmat di kawasan Bukit Tempayan, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, yang dipimpin oleh Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan Kecamatan Sajingan Besar.

Semangat nasionalisme melalui kirab Merah Putih ini akan terus berlanjut. Panitia telah menjadwalkan kegiatan kirab berikutnya pada 11 Agustus 2026 di kawasan Jagoi Babang.

Dansatgas Citarum BAIS TNI, Kolonel Arh Sjafaruddin Harahap, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Keberhasilan mengibarkan 5.000 bendera dan kirab bendera di medan perbatasan yang menantang ini adalah bukti nyata dari soliditas tanpa batas. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan TNI dan Polri atas pengawalan ketatnya, seluruh instansi vertikal dan pemerintah daerah yang memberikan dukungan penuh, serta yang paling utama seluruh lapisan masyarakat perbatasan. Tanpa pundak-pundak kuat warga tapal batas yang cinta tanah air, aksi besar menjaga kehormatan bangsa ini tidak akan pernah terwujud,” pungkas Dansatgas.

Melalui kegiatan tersebut, Bais TNI bersama Satgas Pamtas, TNI-Polri, BNPP, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat Kalimantan Barat menegaskan bahwa kawasan perbatasan merupakan beranda depan bangsa yang harus terus dijaga.

Berkibarnya ribuan Merah Putih di wilayah tapal batas menjadi simbol persatuan, semangat kebangsaan, dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (**) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak