Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kondisi jalan yang kering dan berdebu akibat tingginya aktivitas kendaraan yang melintas. Debu yang beterbangan tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga dapat mengurangi kenyamanan warga yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar ruas jalan tersebut.
Dengan menggunakan kendaraan dan peralatan penyiram air, kedua personel tampak aktif menyusuri ruas jalan dan melakukan penyiraman pada bagian yang berdebu. Kegiatan sederhana itu menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Nanga Tayap AKP Bagus Tri Baskoro S.H., M.Si. menyampaikan bahwa kehadiran personel di lapangan tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga merespons berbagai kondisi yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami berupaya hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ketika kondisi jalan berdebu dan mengganggu pengguna jalan maupun warga sekitar, kami berinisiatif melakukan penyiraman untuk membantu mengurangi debu,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan sekitar merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran personel secara langsung di tengah warga juga diharapkan dapat menciptakan komunikasi dan hubungan yang semakin harmonis.
Aksi penyiraman jalan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun bermanfaat. Melalui langkah nyata di lapangan, Polsek Nanga Tayap menunjukkan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat. (Humas Polres Ketapang)
