Sinergitas TNI dan Polri dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan di Kabupaten Sambas. Komandan Kodim (Dandim) 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo M.A.P. bersama Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, S.I.K., M.H. turun langsung ke lokasi kebakaran di wilayah Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Sabtu (22/08/2026).
Kehadiran kedua pimpinan institusi tersebut menjadi bentuk keseriusan dan respons cepat dalam menangani Karhutla, sekaligus memastikan api tidak meluas ke wilayah lainnya. Turun langsung ke lapangan, Dandim dan Kapolres turut memastikan proses pemadaman berlangsung secara efektif serta seluruh personel dapat menjalankan tugas secara optimal.
Di lokasi kejadian, Dandim 1208/Sambas bersama Kapolres Sambas memantau perkembangan titik api, sekaligus memberikan arahan kepada personel yang terlibat dalam proses pemadaman dan pendinginan lahan. Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, pemerintah daerah serta masyarakat.
Sinergi lintas instansi tersebut terus diperkuat sebagai langkah percepatan penanganan sekaligus upaya mencegah munculnya titik api baru. Selain pemadaman, patroli dan pemantauan di wilayah yang rawan Karhutla juga terus dilakukan.
Dandim 1208/Sambas Letkol Inf Dwiyanto Kusumo M.A.P. menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Jangan sampai api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar. Karena itu, seluruh personel harus bergerak cepat dan terus memperkuat sinergi dalam setiap penanganan Karhutla,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan serta tidak melakukan pembakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran yang berpotensi menyebabkan Karhutla.
Langkah cepat dan kolaboratif antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait serta masyarakat diharapkan mampu meminimalisir dampak Karhutla sekaligus menjaga kondisi wilayah Kabupaten Sambas tetap aman dan kondusif. (Pendim 1208/Sambas)
