Koramil Balai dan Warga Bersama Atasi Karhutla Seluas 14,7 Hektare

Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Koramil 1204-10/Balai bersama masyarakat di wilayah Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau. Hingga Sabtu (22/8/2026) pukul 15.15 WIB, tercatat 16 titik kebakaran dengan total luas lahan terdampak mencapai 14,7 hektare.

Hasil pemantauan dan groundcheck di lapangan menunjukkan seluruh 16 titik yang terdeteksi melalui data satelit telah dilakukan pengecekan oleh personel melalui kegiatan patroli. Seluruh titik berada pada kategori intensitas sedang dan tidak ditemukan titik dengan intensitas tinggi.

Karhutla tersebar di sejumlah desa, yakni empat titik di Desa Senyabang dengan luas sekitar 3,4 hektare, enam titik di Desa Temiang Taba seluas 6,1 hektare, satu titik di Desa Padi Kaye seluas 1 hektare, dua titik di Desa Bulu Bala seluas 1,4 hektare, satu titik di Desa Semoncol seluas 1,5 hektare, serta dua titik di Desa Empirang Ujung dengan luas sekitar 1,3 hektare.

Dalam penanganannya, personel Koramil 1204-10/Balai bersama masyarakat melakukan pemadaman di tiga titik. Sebanyak tiga personel Koramil dan dua warga dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus memastikan tidak ada bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., menegaskan pentingnya penanganan Karhutla secara cepat, terpadu, dan melibatkan seluruh unsur serta masyarakat.

“Jajaran terus kami instruksikan untuk meningkatkan patroli, melakukan groundcheck terhadap setiap titik panas yang terdeteksi, serta segera melakukan pemadaman apabila ditemukan api. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran yang lebih luas dan menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan serta aktivitas masyarakat,” ujar Dandim.

Menurutnya, pencegahan merupakan bagian penting dalam mengendalikan Karhutla. Babinsa bersama aparat terkait akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara membuka lahan yang aman tanpa menggunakan metode pembakaran.

Selain pemadaman, personel juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait, memantau aktivitas pembukaan lahan oleh masyarakat, serta memastikan area yang telah dipadamkan tetap aman dan tidak kembali terbakar.

Hingga laporan terakhir, kondisi wilayah Kecamatan Balai terpantau aman dan terkendali. Personel tetap melaksanakan pemantauan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api. (Pendim 1204/Sanggau) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak