Upaya memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat mendapat dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI). Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan berbagai peralatan penanggulangan Karhutla kepada Kodam XII/Tanjungpura, Jumat (28/8/2026).
Sejumlah peralatan mitigasi dan pemadaman Karhutla yang telah tiba di Kalimantan Barat sebelumnya mendapat pengecekan langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, Kamis (27/8/2026). Pemeriksaan berlangsung di Marshalling Area Yonif TP 882/Hulubalang untuk memastikan seluruh perlengkapan dalam kondisi baik, lengkap, dan siap digunakan dalam operasi di lapangan.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr, Kolonel Arh Agung Sinaring, M., mengatakan bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Dukungan perlengkapan dari Kementerian Pertahanan RI ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah pusat dan TNI dalam merespons ancaman bencana Karhutla secara cepat, tepat, dan terukur. Seluruh bantuan materiel ini disiagakan untuk memperkuat personel Satgas Karhutla Kodam XII/Tpr yang berada di garis depan pemadaman dan pencegahan,” ujar Kapendam XII/Tpr.
Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan dukungan peralatan yang memadai, baik untuk menunjang efektivitas pemadaman maupun menjaga keselamatan personel. Selain peralatan pemadam, kebutuhan perlindungan diri dan sarana kesehatan juga menjadi perhatian, mengingat personel kerap bekerja di tengah kondisi panas dan paparan asap.
Bantuan dari Kemhan RI tersebut meliputi tabung oksigen dan regulator, APD berupa sepatu bot, helm, serta baju pemadam kebakaran. Selain itu, terdapat masker gas Taff Guard, masker medis, peralatan manual seperti cangkul dan kapak, serta chainsaw FC 5500 Pro berikut bar, toolkit, drigen BBM, rantai pisau, dan kikir.
Dukungan lainnya berupa pompa air Honda dan Motoyama yang dilengkapi selang semprot, selang hisap, nozel gun, serta oli mesin dan oli samping sebagai perlengkapan pendukung operasional.
Seluruh peralatan tersebut selanjutnya akan didistribusikan secara proporsional ke posko-posko Satgas Karhutla di wilayah Korem 121/Abw dan jajaran Kodam XII/Tpr, terutama di daerah dengan potensi kerawanan Karhutla yang tinggi.
Kodam XII/Tpr juga terus memperkuat sinergi dengan berbagai unsur terkait, mulai dari BPBD, Polri, Manggala Agni, hingga masyarakat peduli api. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan Karhutla agar dampak asap maupun kerusakan lingkungan dapat diminimalkan. (Pendam XII/Tpr)

