Upaya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Ketapang. Salah satunya melalui pembangunan sumur bor sebagai sumber air alternatif di kawasan Jalan Sei Durian menuju Manjau, Kecamatan Matan Hilir Utara, Jumat (28/08/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel BKO Brimob Polri bersama anggota Polsek Matan Hilir Utara. Pembangunan sumur bor dilakukan sebagai langkah antisipatif menyikapi kondisi wilayah yang memiliki keterbatasan sumber air, terutama dalam mendukung upaya pemadaman apabila terjadi Karhutla.
Sebanyak tiga personel BKO Brimob Polri bersama anggota Polsek Matan Hilir Utara terlibat langsung dalam proses pembuatan sumur bor. Kehadiran sumber air tambahan ini diharapkan dapat mempermudah personel dalam melakukan penanganan kebakaran di sekitar wilayah tersebut.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., mengatakan bahwa ketersediaan sumber air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan. Dengan tersedianya sumber air, diharapkan penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat dan efektif apabila sewaktu-waktu terjadi Karhutla,” ujar Kapolres.
Menurutnya, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak dini, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber air. Sarana pendukung harus dipersiapkan agar personel dapat bergerak secara optimal ketika menghadapi situasi darurat.
Kapolres juga mengapresiasi sinergitas personel BKO Brimob Polri dan Polsek Matan Hilir Utara yang secara bersama-sama melakukan langkah preventif guna memperkuat kesiapan menghadapi potensi Karhutla.
“Kami terus mendorong seluruh personel untuk aktif melakukan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan. Penanganan Karhutla tidak hanya mengandalkan respons ketika kebakaran terjadi, tetapi juga membutuhkan persiapan sarana dan kerja sama lintas unsur sejak awal,” tambahnya.
Dengan dibangunnya sumur bor tersebut, diharapkan ketersediaan sumber air di kawasan Jalan Sei Durian menuju Manjau dapat semakin mendukung upaya penanganan Karhutla serta memperkuat kesiapsiagaan personel di Kecamatan Matan Hilir Utara. (Humas Polres Ketapang)
