Olahraga bersama lansia, TP PKK Kalbar perkuat kepedulian dan kebersamaan

Kepedulian terhadap lanjut usia (lansia) tidak hanya diwujudkan melalui perhatian terhadap kesehatan, tetapi juga dengan membangun kebersamaan dan memberikan ruang bagi mereka untuk tetap aktif. Hal tersebut ditunjukkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, S.H., M.H., saat mengikuti olahraga bersama para lansia di Halaman UPT Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia dan Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mulia Dharma Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan organisasi masyarakat melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam mendukung kesehatan, kebugaran, kemandirian, serta kesejahteraan lansia.

Dalam kesempatan itu, Erlina didampingi Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Provinsi Kalbar, Ny. Donata Dirasig Krisantus Kurniawan, S.H., M.H., dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalbar, Ny. Windy Prihastari Harisson, S.STP., M.Si., bersama jajaran DWP Provinsi Kalimantan Barat.

Suasana olahraga bersama berlangsung penuh keakraban. Selain menjadi sarana menjaga kebugaran, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk berinteraksi langsung dengan para lansia dan mendengarkan berbagai cerita mengenai kehidupan mereka selama berada di panti.

Erlina mengatakan, menjaga kesehatan pada usia lanjut perlu dilakukan secara menyeluruh. Selain mendapatkan pelayanan kesehatan, para lansia juga perlu tetap aktif bergerak dan mengikuti kegiatan sesuai dengan kondisi serta kemampuan masing-masing.

“Yang paling penting kita tetap sehat. Kita nikmati kehidupan yang ada, jangan banyak bersedih. Tetap happy dan tetap beraktivitas sesuai dengan kemampuan,” ujar Erlina.

Menurutnya, aktivitas bersama seperti olahraga dapat memberikan manfaat lebih dari sekadar menjaga kebugaran fisik. Kehadiran dan komunikasi secara langsung juga menjadi bentuk perhatian agar para lansia tetap merasa dihargai dan tidak terasing dari lingkungan sosial.

“Kita tadi sudah olahraga bersama, kemudian kita juga ngobrol. Kita ingin mengetahui bagaimana kondisi bapak dan ibu semua, dari mana asalnya, dan bagaimana kesehariannya di sini,” katanya.

Erlina juga mengingatkan para lansia untuk mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan pihak panti dan para pengasuh. Menurutnya, rutinitas yang positif dapat membantu menjaga semangat sekaligus memberikan aktivitas yang bermanfaat dalam keseharian.

“Apa yang diarahkan oleh Dinas Sosial, pengurus dan pengasuh di sini, ikuti dengan baik. Karena semua yang dilakukan tentunya untuk kebaikan dan kesehatan bapak dan ibu,” tuturnya.

Ia berpesan agar para lansia tidak larut dalam kesedihan dan tetap menjalani kehidupan dengan penuh semangat. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pengelola panti, pengasuh, pemerintah, organisasi masyarakat hingga keluarga, sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman bagi lansia.

“Jangan sedih, tetap bahagia. Nikmati kehidupan di manapun kita berada. Yang penting kita selalu menjaga kesehatan dan mengikuti kegiatan yang ada,” pesan Erlina.

Lebih lanjut, Erlina menegaskan bahwa pemberdayaan organisasi masyarakat harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Keberadaan organisasi, kata dia, tidak semata-mata menjalankan program kelembagaan, tetapi juga harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat.

“Pemberdayaan itu bukan hanya bagaimana organisasi kita berjalan, tetapi bagaimana keberadaan organisasi bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, perhatian terhadap lansia merupakan bagian dari kepedulian sosial yang perlu terus diperkuat. Lansia membutuhkan dukungan dalam menjaga kesehatan sekaligus membutuhkan ruang untuk berinteraksi dan menjalani aktivitas yang membuat mereka tetap bersemangat.

“Para lansia juga merupakan bagian dari masyarakat yang harus kita perhatikan. Mereka membutuhkan kesehatan, perhatian dan kebersamaan. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilakukan,” ungkapnya.

Erlina berharap kegiatan olahraga dan interaksi bersama tersebut dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lansia. Ia juga berharap perhatian terhadap kelompok lansia semakin tumbuh di berbagai lingkungan masyarakat.

“Semoga bapak dan ibu semua selalu diberikan kesehatan, panjang umur, selalu bahagia, dan tetap semangat mengikuti kegiatan yang ada di sini. Terima kasih sudah bersama-sama mengikuti olahraga hari ini,” tutup Erlina. (wnd/ica) (Adpim Prov Kalbar) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak