Patroli Terpadu Perkuat Pencegahan Karhutla di Desa Mamek, Tim Gabungan Edukasi Warga

Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Koramil 1210-05/Darit bersama Tim Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla melaksanakan patroli, pemantauan wilayah rawan, koordinasi, dan sosialisasi kepada masyarakat di Desa Mamek, Kecamatan Banyuke, Kabupaten Landak, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Patroli Terpadu Pencegahan Kebakaran Hutan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di wilayah kerja Daops Manggala Agni Kalimantan VIII/Pontianak.

Patroli melibatkan unsur Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Personel yang terlibat yakni Ferdinan Ardi Wiranata dan Sudarmadi dari Manggala Agni, Pratu Diki Pernando dari TNI, Aipda Sugiarto dari Polri, serta Agustinus Somo dari MPA.

Sebelum melaksanakan patroli, tim berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Mamek terkait kegiatan pencegahan Karhutla. Koordinasi tersebut mendapat respons positif dari pihak desa yang diwakili oleh staf desa, Rita.

Tim kemudian menyambangi warga di RT 02 Dusun Parabi untuk memberikan edukasi mengenai bahaya Karhutla, dampaknya terhadap lingkungan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat.

Masyarakat juga diimbau agar berhati-hati dalam melakukan pembukaan lahan dan menghindari penggunaan api yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Kesadaran dan peran aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah Karhutla, terutama saat kondisi bahan bakar di lahan mulai mengering.

Selain memberikan sosialisasi, tim melakukan pemantauan di salah satu lokasi yang dinilai rawan Karhutla di RT 01 Dusun Parabi. Lokasi tersebut memiliki luas sekitar 1 hektare dengan jenis tanah mineral dan vegetasi berupa tanaman karet serta pakis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi bahan bakar berada pada tingkat sedang dengan potensi kebakaran kategori sedang.

Tim menemukan serasah dalam kondisi kering, sedangkan daun tunggal masih dalam kondisi lembap. Di sekitar lokasi yang dipantau juga tidak ditemukan sumber air.

Pada saat pemantauan, cuaca tercatat cerah dengan suhu sekitar 35°C, kelembapan 44 persen, curah hujan 0,00 mm, dan kecepatan angin sekitar 11 km/jam. Meski demikian, hasil patroli tidak menemukan adanya kejadian Karhutla maupun hotspot di wilayah yang dipantau. Tidak ada kegiatan pemadaman yang dilakukan.

Melalui patroli terpadu tersebut, Koramil 1210-05/Darit bersama unsur terkait terus mendorong peningkatan kewaspadaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, MPA, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat langkah pencegahan sejak dini, sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Landak dapat diminimalkan. (Pendim 1210/Landak) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak