Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Jawai terus dilakukan secara maksimal. Salah satunya dengan menyediakan sumber air di sekitar lokasi terdampak Karhutla melalui pembangunan sumur bor di Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, Senin (31/8/2026).
Danramil 04/Jawai, Peltu Suhadi, bersama anggota turun langsung ke lapangan untuk memantau sekaligus membantu proses pembangunan sumur bor. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kendala keterbatasan sumber air yang kerap dihadapi personel saat melakukan pemadaman maupun pendinginan di lokasi Karhutla.
Keberadaan sumber air yang berada lebih dekat dengan titik kebakaran dinilai sangat membantu upaya penanggulangan, terutama pada wilayah yang cukup jauh dari permukiman maupun sumber air lainnya.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan langkah kita untuk membantu mengatasi keterbatasan sumber air di lokasi Karhutla. Dengan tersedianya sumber air yang lebih dekat, diharapkan proses pemadaman dan pendinginan dapat berjalan lebih cepat serta efektif,” ujar Peltu Suhadi.
Menurutnya, penyediaan sumber air tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung penanganan Karhutla, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Sumur bor dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Danramil 04/Jawai juga menegaskan bahwa jajaran Koramil akan terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah daerah, instansi terkait, masyarakat serta unsur lainnya dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Langkah pencegahan dan penanganan secara bersama-sama dinilai penting untuk mencegah api meluas sekaligus menekan dampak asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Melalui kehadiran langsung di lapangan, Koramil 04/Jawai berkomitmen memberikan dukungan dan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk membantu penanganan Karhutla dan memastikan ketersediaan sumber air di wilayah terdampak. (Pendim 1208/Sambas)
