Polda Kalimantan Barat menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat peran personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di desa dan kelurahan binaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Ali Moertopo, Pontianak, Kamis (6/8/2026).
Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Juda Trisno Tampubolon, S.H., S.I.K., M.H., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa tantangan tugas Bhabinkamtibmas semakin kompleks, sehingga diperlukan peningkatan kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pembinaan kepada masyarakat.
"Karena itu, personel Bhabinkamtibmas harus terus meningkatkan kompetensi, kemampuan komunikasi, negosiasi, mediasi, serta profesionalisme agar mampu menjawab berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat," ujar Juda.
Melalui pelatihan tersebut, Polda Kalbar berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Bhabinkamtibmas agar semakin optimal menjalankan tugas sebagai pelayan, pelindung, pengayom, mediator, sekaligus penyelesai masalah di wilayah binaannya.
Materi yang diberikan meliputi penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, pembaruan substansi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dukungan terhadap Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), hingga penguatan sinergi dengan masyarakat sebagai implementasi arahan Kapolda Kalbar dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga memperoleh pembekalan dari Bidang Hukum Polda Kalbar mengenai KUHAP baru, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kalimantan Barat terkait upaya pencegahan perdagangan orang, serta Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Kalimantan Barat mengenai pola tumpang sari jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri dalam mengedepankan upaya preemtif dan preventif melalui kemitraan dengan masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, serta memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan," katanya.
Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Direktorat Binmas Polda Kalbar serta diikuti para Kanit Bhabinkamtibmas dan perwakilan Bhabinkamtibmas dari Polres dan Polresta jajaran Polda Kalimantan Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi tantangan tugas di lapangan. (Humas Polda Kalbar)

