Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di sekitar akses Jalan Arteri Bandara Singkawang, Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (23/08/2026). Menghadapi kondisi cuaca panas dan hembusan angin yang berpotensi memperluas kobaran, Babinsa Kelurahan Pangmilang bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Babinsa Kelurahan Pangmilang, Praka Rahmat Saniman, melaksanakan pengecekan, monitoring, serta upaya pemadaman terhadap titik-titik api yang membakar lahan seluas kurang lebih 6 hektare.
Proses pemadaman dihadapkan pada medan yang cukup sulit. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar, ilalang dan pepohonan kecil dalam kondisi kering. Kondisi tanah gambut juga membuat api berpotensi menjalar dan bertahan di bawah permukaan.
Keterbatasan sumber air serta akses menuju lokasi yang labil turut menjadi kendala. Kendaraan tangki pemadam tidak dapat menjangkau titik kebakaran, sehingga personel harus melakukan penanganan dengan sarana yang tersedia di lapangan.
Meski menghadapi berbagai keterbatasan, tim gabungan tetap berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke wilayah lainnya.
Penanganan melibatkan unsur Kecamatan Singkawang Selatan, Koramil 1202-02/Singkawang Selatan, Polsek Singkawang Selatan, Kelurahan Pangmilang, Manggala Agni Daops Singkawang, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Roban serta MPA Kelurahan Pangmilang.
Pjs. Danramil 1202-02/Singkawang Selatan, Peltu Kemal Lukmansyah, bersama anggota turut terjun ke lapangan dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam upaya penanggulangan Karhutla.
Koordinasi juga terus dilakukan bersama Manggala Agni, BPBD, Damkar dan Masyarakat Peduli Api guna mengoptimalkan langkah pemadaman serta mencegah api merambat ke kawasan yang lebih luas.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 WIB, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Keterbatasan air dan karakteristik lahan gambut menjadi faktor utama yang membuat bara api masih berpotensi bertahan di bawah permukaan tanah.
Meski demikian, kesiapsiagaan personel tetap terjaga. Babinsa dan seluruh tim gabungan terus melakukan pemantauan serta penanganan terhadap titik-titik api sebagai langkah antisipasi meluasnya Karhutla.
Upaya tersebut menjadi wujud sinergi lintas unsur dalam melindungi lingkungan dan masyarakat dari ancaman kebakaran. Dengan semangat dan koordinasi yang terus diperkuat, tim gabungan berkomitmen mencegah api meluas dan memastikan penanganan Karhutla di wilayah Pangmilang dapat dilakukan secara optimal. (Pendim 1202/Skw)
